Lima Film Lokal Ini Bikin Anda Semakin Ingin Keliling Indonesia

0
50
aadc 2
Ilustrasi film AADC 2 - youtube.com

Berbicara soal destinasi keren di Indonesia tentu tak pernah ada habisnya. Dari Sabang sampai Merauke, ada begitu banyak tempat-tempat memukau yang tak kalah cantiknya dari destinasi yang ada di luar negeri. Sebagai pecinta traveling, Anda mungkin sudah memiliki ‘wish list’ destinasi mana yang ingin Anda kunjungi.

Keindahan alam Indonesia ini pun turut menginspirasi sineas Indonesia dalam berkarya. Tak sedikit film-film lokal yang mengambil lokasi pengambilan gambar di destinasi Indonesia.  Nah, masih dalam suasana Hari Film Nasional yang jatuh pada tanggal 30 Maret lalu kami akan menampilkan lima film lokal yang menampilkan keindahan Indonesia.

Eksotika Tanah Sumba di Film Marlina Si Pembunuh Empat Babak

Jika Anda belum berkesempatan berkunjung ke Sumba, cobalah untuk mengintip keindahan ‘Tanah Humba’ ini melalui film Marlina si Pembunuh Empat Babak. Film yang diperankan oleh Marsha Timothy ini banyak mengambil lokasi syuting di wilayah Sumba Timur. Anda bukan hanya disugukan dengan jalan cerita yang tak biasa, tetapi mata Anda juga akan dimanjakan dengan keindahan padang savana khas tanah Sumba.

Film Marlina si Pembuhuh Empat Babak merupakan film bergenre  western yang berkisah tentang seorang janda asal Sumba bernama Marlina yang memenggal kepala seorang perampok bernama Markus, yang menyatroni rumahnya. Marlina kemudian membawa kepala si perampok dalam sebuah perjalanan ke kantor polisi.

Destinasi Wisata Jogjakarta di Film AADC 2

gereja ayam puthuk setumbu
Gereja Ayam – Instagram

Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, danJalan Malioboro mungkin menjadi beberapa destinasi populer yang sering dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Jogjakarta. Namun di film Ada Apa Dengan Cinta 2 (AADC 2) Anda akan menemui beberapa tempat wisata yangmungkin belum pernah dikunjungi saat berwisata ke Jogjakarta.

Film yang bercerita kelanjutan kisah Cinta dan Rangga setelah 14 tahun berpisah ini memang banyak mengambil latar di Yogyakarta. Dalam salah satu adegan film ini dikisahkan Rangga mengajak Cinta bertemu dan berkeliling tempat-tempat wisata di Jogjakarta seperti Istana Ratu Boko, Makam Panembahan Senopati, Pojok Beteng, dan Punthuk Setumbu. AADC 2 sukses mengajak penonton bernostalgia dengan kisah cinta legendaris Rangga dan Cinta sekaligus menikmati keindahan Kota Jogjakarta dari sisi berbeda.

Panorama Pantai Tanjung Tinggi, Belitung, di Film Laskar Pelangi

Laskar Pelangi merupakan film yang diangkat dari novel laris karya Andrea Hirata. Sama seperti novelnya, film yang disutradarai oleh Riri Riza ini juga sukses di pasaran dan berhasil masuk dalam jajaran lima film Indonesia terlaris sepanjang masa. Bahkan, film ini juga berhasil meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pulau Belitung.

Selain mengangkat kisah perjuangan murid SD Muhamadiyah Gantong dalam meraih pendidikan, film ini juga menampilkan keindahan Pulau Belitung yang sebelumnya jarang ter-ekspose di kalangan wisatawan. Salah satunya adalah destinasi Pantai Tanjung Tinggi, tempat di mana julukan Laskar Pelangi diberikan untuk pertama kali oleh Bu Mus kepada 10 murid SD Muhamadiyah Gantong. Pasir putih dan jajaran batu granit raksasa menjadi ciri khas menarik dari Pantai ini yang tak boleh terlewatkan saat Anda berkunjung ke Pulau Belitung.

Keliling Indonesia Lewat Film Trinity The Nekad Traveler

🍃

A post shared by Tommy Adiputra Tjioe (@tmydptr) on

Dari judulnya saja Anda tentu sudah bisa menebak bahwa film ini berkisah tentang traveling. Film ini mengisahkan tentang perjalanan keliling Indonesia  seorang traveler yang bernama Trinity.

Di  film ini tentu saja ada banyak destinasi menarik di Indonesia yang bisa membuat kamu terpana. Setidaknya ada lima destinasi Indonesia yang dikunjungi oleh Trinity yaitu . Cagar Alam Krakatau,  Taman Nasional Way Kambas, Rammang-Rammang Makassar,  Fort Rotterdam dan Labuan Bajo.

Pegunungan Wamena di Film Denias Senandung di Atas Awan

Belum banyak film Indonesia yang mengangkat kisah budaya dan alam wilayah Papua. Salah satunya adalah film berjudul Denias ; Senandung di Atas Awan. Film yang diangkat dari kisah nyata ini bercerita tentang perjuangan anak Papua yang ingin mendapat pendidikan yang layak.

Tak cuma itu, film ini pun berhasil menyuguhkan panorama alam Papua tepatnya kawasan Pegunungan Wamena. Tak heran jika film garapan Ali Sihasale dan Nia Zulkarnaen ini berhasil menjadi film yang berhasil lulus seleksi Piala Oscar pada tahun 2008.(*)

 

INTAN WIDIASTUTI

LEAVE A REPLY