Mampir ke Ngawi, Nikmati ‘Benteng Terpendam’

0
449
Benteng Pendem Ngawi
Benteng Van Den Bosch - wikipedia

Bagi pecinta travelling, kota kabupaten yang terletak di ujung barat perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur ini mungkin bukan agenda tujuan wisata utama. Jika Anda menempuh perjalanan darat melalui jalur tengah dari arah Solo ke Surabaya atau sebaliknya, jangan lewatkan singgah di Ngawi. Nikmati wisata sejarah di Benteng Pendem yang arsitektur bangunannya memukau.

Benteng peninggalan pada masa kolonial Belanda ini oleh masyarakat sekitar disebut Benteng Pendem yang berarti benteng terpendam, terletak di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi Kota. Mudah dijangkau hanya sekitar 2 Km dari pusat kota Kantor Pemerintah Kabupaten Ngawi ke arah Timur Laut.

benteng-2
Foto: Allan Likumahua

Bangunan tua yang tampak pudar dimakan usia ini berada di area seluas 15 Ha, menawarkan lansekap cukup unik. Lebih dikenal dengan sebutan Benteng Pendem lantaran situs bangunan bersejarah ini tampak seperti ‘terpendam’ karena posisi bangunan benteng lebih rendah dari tanah sekitarnya. Sehingga terlihat ‘tersembunyi’ di sebuah cekungan daratan cukup luas.

Benteng Pendem yang juga disebut Benteng Van Den Bosch ini di bangun semasa kolonial Belanda. Pada dinding di atas pintu gerbang masuk tertera angka 1839-1845 menandakan masa pembuatan bangunan tersebut. Nama Van Den Bosch diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda ke 43 Johannes Graaf Van Den Bosch, yang pada masa ia menjabat memerintahkan dibangun benteng pertahanan berpusat di Ngawi. Benteng Pendem kini sebagai salah satu ikon wisata Ngawi, meski baru dibuka sebagai zona wisata bagi khalayak umum tahun 2011.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here