Menyelam di Kepulauan Derawan yang Menawan

0
221
pulau derawan
Pulau Derawan Saat Senja - Mahligai

Eksotika bawah laut Kepulauan Derawan semakin terkenal sejak tahun 2000-an. Keragaman biota laut yang melimpah, ditambah beberapa spesies dilindungi yang masih bisa ditemui, membuat Kepulauan Derawan ibarat destinasi wajib untuk para pecinta olahraga menyelam. Tak heran pada tahun 2014 Pulau Derawan menjadi salah satu destinasi favorit diantara 20 destinasi wisata versi National Geographic.

Pulau Derawan
Pulau Derawan – Mahligai

Memang dibutuhkan usaha ekstra untuk bisa tiba di kepulauan yang terletak di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini. Setidaknya, Anda harus rela menempuh perjalanan via Udara, darat, dan laut.

Dari Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, penerbangan harus dilanjutkan menuju Kabupaten Berau selama kurang lebih 30 menit. Anda bisa menggunakan penerbangan yang melayani ke Bandara Berau seperti Trigana Air, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Batavia Air.

Dari Kabupaten Berau, lanjutkan perjalanan menuju ke Pelabuhan Tanjung Batu dengan menyewa mobil seharga 400 ribu (tarif tahun 2014). Setelah itu, Anda pun harus menempuh jalur laut untuk menyebrang ke Pulau Derawan menggunakan speedboat dengan tarif bekisar 250 ribu rupiah untuk sekali perjalanan. Bila cuaca baik, perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Batu menuju Pulau Derawan membutuhkan waktu sekitar 20 menit.

Memancing Penyu Hijau
Memancing Penyu Hijau – Mahligai

Di Kepulauan Derawan, melihat penyu hijau yang tengah berenang atau bersandar di pantai menjadi sebuah keistimewaan tersendiri. Bahkan bila beruntung, Anda bisa melihat lumba-lumba berlompatan mengelilingi speedboat.

Ada empat pulau utama yang biasa dikunjungi wisatawan di Kepulauan Derawan yaitu, Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban, dan Pulau Maratua. Keempatnya tentu memiliki karakteristik dan pesona yang berbeda.

 

Biota Laut Kepulauan Derawan
Biota Laut Kepulauan Derawan – Mahligai
Menyelam di Kepulauan Derawan
Menyelam di Kepulauan Derawan – Mahligai

Anda bisa berkeliling menuju pulau-pulau tersebut untuk mencari titik menyelam dan menikmati pemandangan menarik. Seperti di Pulau Kakatua, sebuah pulau purba berusia jutaan tahun. Uniknya, di tengah pulai ini ada sebuah Danau bernama Danau Kakatua di mana Anda bisa melihat spesies ubur-ubur tanpa sengat dan menemui ikan yang beragam dengan jenis Schooling fish yang dominan.*

 

 

Photography & Text. Adi Murdani

LEAVE A REPLY