Ya! Ini Keseruan Menyelami Kesunyian Indah Danau Kaco

0
65

Traveling itu gak melulu tentang ke tempat indah dan seru. Bagaimana kalau hinggap di kesunyian tengah hutan, seperti Danau Kaco?

Danau Kaco bukanlah sekadar danau biasa. Letaknya yang ada di Taman Nasional Kerinci Seblat memang menjadikannya unik. Danau ini dinilai indah sehingga dinobatkan jadi salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Keren, kan!

Ukuran danaunya sendiri gak terlalu besar. Hanya sekitar 90 meter persegi saja. Tapi berkat tampilannya yang jernih ampun-ampunan bikin danau ini begitu indah banget.

Serunya, pas malam bulan purnama, danau ini makin memunculkan keindahannya. Apalagi kalau bukan dirinya memantulkan cahaya rembulan sehingga sekelilingnya jadi begitu terang. Pengalaman sureal pun menyeruak hebat.

Jika malam terlihat begitu indah dengan cahayanya, begitu sinar mentari bersinar, Danau Kaco bakalan eksis menawan dengan warna birunya yang bening.

Mata pun akan bisa dengan jelas melihat ikan-ikan yang berenang di dalamnya. Itu ditingkahi dengan beberapa batang pohon di dalam danau.

Titik destinasi yang tepat untuk menenangkan diri.
(Foto: Pinterest)

Lucunya, beberapa pohon dalam danau tersebut kelihatannya dekat banget tapi aslinya, batang-batang tersebut letaknya sekitar 10 meter di bawah air!

Nah, itu yang bikin seru. Meski kelihatannya dasar danau itu ‘cetek’ dari permukaan tapi sesungguhnya kedalaman danau ini belum bisa diukur. Itulah kenapa danau ini disebut ‘Kaco’ yang berarti ‘kaca’.

 

Legenda Asyik

Sebutan tersebut tak jauh-jauh dari legenda di balik danau tersebut. Menurut Wisato.id, konon keindahan cahaya yang keluar dari danau ini asalnya dari batu intan yang ada di dasar danau.

Kenapa ada intan di dasar danau karena intan tersebut disimpan Raja Gagak yang dulunya berkuasa. Batu intan itu sendiri adalah titipan karena ikatan janji dari para pangeran yang ingin melamar anak Raja Gagak, Putri Napal Melintang.

Hmmm… Tapi pasti ada pertanyaan: “Kok para pangeran ‘antri’ melamar anak Raja Gagak?”

Baca Penting! Jangan Sampai Lupa 7 Jurus Saat Traveling Ini

Tentu saja itu karena Putri Napal Melintang punya wajah cantik rupawan. Saking cantiknya sang ayahnya sendiri suka padanya. Jadi begitu semua lamaran para pangeran diterima, Raja Gagak malah bingung siapa yang baiknya dipilih.

Akhirnya karena masih bingung dan masih sayang pada putrinya, Raja Gagak pun lari membawa Putri Napan Melintang beserta semua perhiasan intan yang diberikan. Intan tersebut pun akhirnya disimpan di Danau Kaco hingga saat ini.

Seru, ya!

Oh ya, untuk mencapai Danau Kaco sendiri butuh stamina karena jaraknya lumayan jauh dari Kota Jambi.

Jika lewat darat, Danau Kaco berjarak tempuh 500 km selama 10 hingga 11 jam (dari Jambi). Lalu perjalanan dilanjut menuju Desa Lempur dengan motor. Ada bis juga dari Sungai Penuh ke Desa Lempur – tapi jam operasionalnya hanya sampai jam tiga sore.

Jangan lupa, tarif masuk Desa Lempur sebesar 10 ribu rupiah dan parkir motor sebesar 15 ribu saja.

 

 

O.J.

Sumber: Wisato.ID / Foto: Pesona Travel

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here