Liburan Romantis ke Pulau Moyo Sumbawa

0
313
http://www.telusurindonesia.com

SIAPA sangka jika pulau yang terletak di Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat ini menjadi destinasi wisata romantis yang namanya sudah terkenal di dunia. Beberapa tokoh terkenal seperti almarhumah Lady Diana serta putranya Pangeran William, mantan Kiper Manchester Uniterd Edwin Van Der Sar, David Beckham, Sharapova pernah menghabiskan waktu di pulau yang sunyi ini.

Yup, pulau itu adalah Pulau Moyo. Pulau ini memiliki luas sekitar 350 kilometer persegi dan garis pantai sepanjang 88 kilometer. Jadi untuk bisa berlibur ke Pulau Moyo, Anda harus mempersiapkan waktu liburan yang panjang.

Untuk bisa mencapai pulau ini, Anda bisa mengambil jalur darat atau jalur udara. Kalau lewat jalur darat, Anda bisa menggunakan mobil sewaaan selama dua jam dari kota Mataram ke Pelabuhan Kayangan Lombok. Setelah itu Anda bisa meneruskan perjalanan menyeberang ke Pelabuhan Poto Nano Sumbawa Barat yang membutuhkan waktu tempuh perjalanan selama dua jam. Dari situ perjalanan berlanjut ke Sumbawa Barat.

Sedangkan apabila lewat jalur udara Anda bisa menggunakan pesawat Fokker 50 yang berukuran kecil untuk menangani rute jarak dekat, Mataram-Sumbawa Besar. Sayangnya penerbangan ini hanya tersedia di hari Selasa dan Jumat. Tapi kalau naik pesawat Anda bisa menghemat waktu perjalanan selama setengah jam.

Naik Kapal ke Pulau Moyo | Sumber 1.bp.blogspot.com
Naik Kapal ke Pulau Moyo | Sumber 1.bp.blogspot.com

Begitu sampai di Sumbawa Besar, perjalanan dilanjutkan ke Pulau Moyo lewat jalur perairan. Dari Pelabuhan Muara Kali Sumbawa Besar Anda bisa naik kapal motor yang disediakan masyarakat setempat untuk menyeberang ke Pulau Moyo. Kapal motor biasanya berangkat dua kali tiap hari, yaitu pada pukul 09.00 dan 11.30. Jangan sampai ketinggalan karena kalau tertinggal kapal harus menunggu hingga keesokan harinya. Ongkos kapal penyeberangan ini adalah Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per orang dengan waktu tempuh dua jam sebelum sampai di Pulau Moyo.

Saat sampai di Pulau Moyo, kapal motor akan segera kembali ke Sumbawa Besar. Jadi Anda harus menginap di Pulau Moyo dan menunggu keesokan harinya untuk pulang ke Sumbawa. Tapi jika tidak ada rencana menginap Anda bisa menyewa perahu motor milik penduduk setempat seharga Rp 400 ribu sampai Rp 600 ribu.

Rasa capek karena menempuh perjalanan panjang akhirnya terbayarkan sudah. Anda bisa menikmati indahnya Moyo dengan leluasa. Di sini Anda bisa bersantai ditemani indahnya pantai yang beralaskan pasir putih yang terhampar bersih. Atau jika ingin lebih, bisa juga menjelajah ke bawah permukaaan laut untuk melihat biota laut seperti spon, anemon, belut, pelagik, manta, sekelompok ikan terbang sampai hiu kecil yang sedang berenang dengan kegiatan snorkeling dan diving yang disediakan di sini. Spot terbaik untuk snorkeling atau diving adalah Brang Sedo, Rajasua, Labuan Aji, Tanjung Pasir, Ai Manis, dan Poto Jarum.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menjelajah hutan yang masih sangat alami dan menenangkan, jika sudah lelah bisa mampir untuk menikmati sejuknya air terjun yang konon katanya Lady Diana kunjungi dan sempat mandi di bawah guyuran air terjun tersebut. Ada dua air terjun di sana; yaitu air terjun Mata Jitu dan air terjun Diwu Mba’i.

Karena kelestarian alamnya pula disini banyak terdapat berbagai macam flora dan fauna seperti kupu-kupu, dua puluh satu jenis kelelawar, babi liar, rusa, ular, berbagai macam jenis burung dan hewan-hewan hutan lainnya. Bahkan, bisa dikatakan bahwa Pulau Moyo ini adalah surganya pecinta alam dan pecinta fauna jenis burung, karena disini anda bisa menemukan kurang lebih 84 jenis burung. Dari yang liar hingga yang langka seperti kakak tua berkepala kuning dan burung gosong.

Resort di Pulau Moyo | Sumber : klikhotel.com
Resort di Pulau Moyo | Sumber : klikhotel.com

Di Pulau Moyo hanya ada Amanwana Resort sebagai satu-satunya hotel bintang lima yang ada di pulau ini. Jika memang Anda ingin mencari penginapan yang biasa, Anda bisa menumpang di rumah penduduk di Desa Labuan Aji dengan biaya menginap sebesar Rp 150.000 hingga Rp 200.000 per malam.

Tapi bagi Anda berjiwa petualang bisa membawa perlengkapan tenda atau sleeping bag. Selain lebih ekonomis, tentunya bisa lebih menyatu dengan alam.

ALI IMRON H | TR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here