Kupas Pernikahan Palembang Bersama Zainal Songket, dari Prosesi Hingga Busana Pengantinnya

0
941
Zainal Songket - Seminar Pernikahan Adat Palembang Bella Donna The Institute
Zainal dan para model yang memeragakan busana pengantin Palembang - Foto: Dok. Bella Donna/ ELsa Faturahmah

Bella Donna The Institute kembali menggelar seminar sehari pernikahan tradisional di Jakarta Design Center pada Kamis, (19/10/2017). Jika sebelumnya tema yang diangkat adalah pernikahan adat Jawa – Solo, kini Bella Donna The Institute memperkenalkan serangkaian prosesi pernikahan adat Palembang, Sumatera Selatan. Tidak tanggung-tanggung, Drs. H. Kiagus Zainal Arifin atau Zainal Songket, pelaku adat dan penerus tradisi Songket Palembang didapuk sebagai pembicara.

Zainal yang juga merupakan keturunan dari Sultan Mahmud Badaruddin menjelaskan secara gamblang urutan prosesi pernikahan Palembang, mulai dari milih calon, madik, menyenggung, ngebet, ngelamar, mutus kato, akad nikah, munggah, hingga mandi simburan. Dia menjelaskan sangat detail sesuai pengalaman yang telah dijalaninya selama ini.

“Saat ini banyak orang Palembang yang tidak mengerti aturan adat pernikahan ini. Jadi kita seperti kehilangan identitas,” begitu curahan hati Zainal di depan para peserta.

Baca Juga: Urutan Prosesi Munggah dalam Pernikahan Adat Palembang

Zainal Songket - Seminar Pernikahan Adat Palembang Bella Donna The Institute
Foto bersama peserta dan pengisi acara Seminar Sehari Pernikahan Palembang – Foto: Dok. Bella Donna/ ELsa Faturahmah

Agar para peserta lebih jelas, Zainal juga menampilkan video rangkaian pernikahan adat Palembang yang dilakukan anak pertamanya beberapa waktu lalu. Pesarta pun bisa melihat setiap detail perlengkapan yang digunakan dalam tiap prosesi. Tidak hanya itu, para peserta juga diterangkan filosofi mendalam dari tiap ritual yang dijalankan.

Seperti penjelasan mengapa kain songket yang digunakan ada dua lembar, Zainal pun menjelaskan, “Orang Palembang itu suka yang sepasang-sepasang. Nggak mau dia jalan sendiri-sendiri. Begitupun dengan pernikahan, jarang ada orang Palembang yang memilih bercerai. Mau bagaimana pun, ketika sudah menikah mereka akan terus hidup berdua. Perceraian menurut orang Palembang itu pamali.”

Zainal Songket - Seminar Pernikahan Adat Palembang Bella Donna The Institute
Zainal menerangkan beragam jenis songket yang digunakan pada prosesi pernikahan Palembang – Foto: Dok. Bella Donna/ ELsa Faturahmah

Setelah menerangkan tentang urutan dan gambaran prosesi adat, peserta mendapatkan pengetahuan tentang tata cara berpakaian pengantin Palembang Aesan Pasangkong dan Pengantin Aesan Gede. Zainal mengaku sering merasa gemas dengan penggunaan aksesori yang keliru dan bahkan terlalu berlebihan. Dia pun menunjukkan beberapa contoh kesalahan dalam berpakaian pengantin Palembang.

“Kadang suka dicampur antara pasangkong dan gede. Masa pake baju kurung hiasannya dikasih gede, sedangkan yang pakai dodot mahkotanya malah pasangkong. Ada yang semua aksesori kepala dipakai, sampai tusuk kembang goyang pengantin Jawa juga dipakai. Selain terlihat ramai, kasian juga pengantinnya keberatan. Bisa-bisa pingsan pas resepsi,” terang Zainal yang sesekali disambut gelak tawa peserta seminar.

Zainal Songket - Seminar Pernikahan Adat Palembang Bella Donna The Institute
Model pengantin Aesang Gede (kiri) dan Aesang Pasangkong (kanan) – Foto: Dok. Bella Donna/ ELsa Faturahmah

Menghadirkan model, Zainal memberikan contoh yang benar dalam berpakaian adat Palembang. Dengan begitu peserta menjadi lebih tahu di mana letak perbedaan dari cara berpakaian pasangkong dan gede.

Dia pun memberikan pengarahan jika ingin mengenakan riasan modern modifikasi, “Kalau mau pakai kebaya, pilih aesan gede untuk kebaya yang memiliki belahan di depan. Tapi kalau mau pakai kebaya model baju kurung, bisa pakai aesan pasangkong.”

Zainal Songket - Seminar Pernikahan Adat Palembang Bella Donna The Institute
Zainal menerangkan tiap detail aksesori yang dikenakan pengantin Palembang – Foto: Dok. Bella Donna/ ELsa Faturahmah

Di akhir acara, bersama rekannya yang dipanggil Adhemuel memperlihatkan cara memakaikan songket yang baik dan benar pada pengantin wanita. Pada kesempatan yang sama juga diberikan tips mengakali kain songket yang terlalu panjang dan bagaimana agar songket tidak mudah terlepas.

“Acaranya mengena sekali, saya jadi lebih jelas bagaimana pernikahan adat Palembang. Diharapkan akan ada lagi seminar serupa yang membawa pernikahan dari daerah lainnya,” kata seorang peserta bernama Rohela Netty yang datang jauh-jauh dari Batu Raja, Palembang, Sumatera Selatan.

Zainal Songket - Seminar Pernikahan Adat Palembang Bella Donna The Institute
Adhemuel mempraktikkan cara menggunakan sarung songket – Foto: Dok. Bella Donna/ ELsa Faturahmah

Dalam waktu dekat Bella Donna The Institute akan menggelar Yogyakarta Royal Wedding Journey, di mana para peserta dapat mengupas rahasia upacara adat pengantin keraton Jogja, tepatnya pada 15 November 2017 di Yogyakarta.

Sertifikat workshop ini akan ditandatangani langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR) mangkubumi, lho. Untuk info lebih lanjut bisa follow Instagram theinstitute_id. Anda juga bisa mendapatkan info lebih banyak mengenai beragam kelas yang diselenggarakan Bella Donna The Institute.Royal Wedding Journey

Teks: Elsa Faturahmah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here