Warna-warni Peranti Saji Negeri Ini

0
22
Peranti Saji | Foto: Dokumentasi Majalah Mahligai
Peranti Saji | Foto: Dokumentasi Majalah Mahligai

Tahukah kamu, bila dari 34 provinsi di negeri ini atau setidaknya sekitar 300 etnis yang ada, masing-masing memiliki peranti saji yang berbeda? Kalau kamu tinggal di kota metropolitan seperti Jakarta,  biasanya hanya mengenal piranti saji yang terbuat dari kaca, keramik, gerabah atau porselen ya. Karena memang, peranti saji berbahan itulah yang sering digunakan dalam keseharian.

Peranti saji bisa dibilang  gambaran dari kondisi alam dan kekayaan yang ada di sebuah wilayah. Mengapa? Karena peranti saji merupakan hasil kerajinan masyarakat setempat.

Contohnya peranti saji dari Nusa Tenggara. Karena kondisi alam yang kering dan tandus maka peranti sajinya banyak yang menggunakan hasil kerajinan tangan berupa tembikar dan produk anyaman. Bahan dasarnya adalah  tanah liat, jerami dan ketaq (rotan asli lombok).

Beda lagi dengan Sumatra. Sumatra kaya akan aneka tambang termasuk tambang emas dan jenis logam lainnya. Maka tak heran bila perati saji masyarakat Sumatra kebanyakan terbuat dari emas.

Peranti Saji Kesultanan Buton

Peranti saji Kesultanan Buton| Foto: Dokumentasi Majalah Mahligai
Peranti saji Kesultanan Buton| Foto: Dokumentasi Majalah Mahligai

Peranti saji Kesultanan Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara masa lalu punya tradisi menghidangkan menu makanan selingan untuk para raja dengan cara duduk bersila di tikar. Hingga saat ini tradisi tersebut masih berlangsung namun disesuaikan dengan keadaan zaman, yakni disajikan di atas meja.

Peranti saji hasil kerajinan tangan di wilayah Kesultanan Buton Utara antara lain tudung saji atau yang disebut panamba. Bentuknya unik, terbuat dari kain beludru merah dan hijau berhias sulam dan ornamen keemasan. Menjadi perangkat wajib yang digunakan dalam setiap upacara adat di Buton Utara.

Peranti Saji Nusa Tenggara

Peranti saji Nusan Tenggara | Foto: Malah Mahligai
Peranti saji Nusan Tenggara | Foto: Malah Mahligai

Pada umumnya peranti saji Nusa Tenggara Timur terbuat dari batok kelapa. Hingga saat ini masih banyak digunakan oleh banyak rumah tangga di daerah pedesaan di daerah Timur, Flores dan Alor.

Sedangkan Nusa Tenggara Barat peranti saji yang dibuat dari tanah liat setelah melalui proses pembakar tradisional ini sebagai wujud adaptasi kultur masyarakat NTB terhadap kondisi alam yang kering dan tandus. *

 

 

LEAVE A REPLY