5 Kesenian Tradisional Sunda untuk Hiburan Pesta Pernikahan

0
27
Tari Merak - Instagram | diniiishah

PERNIKAHAN adat tak selamanya berisi sederet prosesi seremonial yang syarat akan makna dan filosofi. Anda juga dapat menghadirkan kesenian tradisional untuk menegaskan tema pernikahan yang ingin ditampikan.

Jika Anda berniat menggelar pesta pernikahan bertema adat Sunda misalnya, pilihan kesenian tradisional asal Jawa Barat seperti rampak gendang bisa menjadi salah satu alternatif hiburan yang bisa ditampilkan. Selain menghibur, secara tak langsung Anda turut melestarikan keragaman budaya Indonesia. Sebab kalau bukan kita siapa lagi bukan?

Berikut kami hadirkan empat kesenian tradisional Sunda yang cocok untuk hiburan pesta pernikahan.

1. Kecapi Suling

Kesenian khas dari daerah Sunda ini biasanya juga digunakan untuk mengiringi prosesi pengantin adat Sunda. Kecapi dan suling ini juga mengalami perkembangan dengan menambahkan alat-alat musik lainnya yang sesuai dengan kebudayaan Sunda seperti biola dan rebab.

2. Tari Burung Merak

tari merak sunda
Penari Merak – Instagram | @venny_ah

Kebiasan burung merak yang selalu mengembangkan bulu ekornya untuk menarik pasangan menjadi inspirasi seniman Sunda Raden Tjetje Somantri dalam menciptakan tari burung merak.

Sesuai dengan namanya para penari akan mengenakan pakaian dengan motif khas burung merak dan warna-warna cerah burung merak seperti hijau, biru atau hitam. Tak ketinggalan sebuah mahkota akan dipasangkan pada tiap penari yang kian menegaskan keindahan morfologi dari seekor merak.

Sementara dari segi gerakan, para penari banyak menampilkan gerakan mengepakan sayap pada kostum. Selain itu ada pula gerakan tertentu yang merupakan bagian gerakan dari sepasang merak yang bermesraan.

Meskipun tergolong sebagai tari kreasi, namun tari Burung Merak kerap dipertunjukan saat acara resepsi pernikahan adat Sunda. Biasanya tarian ini menjadi pengiring prosesi kirab pengantin menuju pelaminan.  Anda bisa menghadirkan para penari burung merak dengan warna kostum yang sesuai tema pernikahan supaya tampak harmonis.

3. Rampak Gendang

Rampak berasal dari bahasa Sunda yang berati serempak atau bersama-sama. Sehingga rampak gendang bisa diartikan sebagai pertunjukan musik gendang yang dimainkan bersama-sama. Meskipun begitu pada rampak gempang tetap ada alat musik penunjang lain seperti gitar, rebab, dan alat gamelan lainnya. Ciri khas musik rampak gendang dengan irama dan ritmik yang energik, sangat cocok untuk membangkitkan suasana resepsi pernikahan agar lebih bergairah.

4. Wayang Golek

Anda ingat dengan Si Cepot? Sulit dipungkiri bahwa kepopuleran tokoh Cepot turut membuat masyarakat Indonesia lebih mengenal salah satu kesenian asal Jawa Barat ini. Meskipun saat ini Cepot sudah jarang Anda temui di layar kaca, namun Anda tetap bisa membantu melestarikan kesenian ini dengan menghadirkan pertunjukan wayang golek sebagai hiburan pesta pernikahan.

Istilah golek sebagai kata benda bermakna boneka kayu. Pada pertunjukan wayang golek terdapat seorang dalang yang bertugas mengantarkan cerita. Sementara dari segi alur cerita biasanya diambil dari cerita rakyat seperti penyebaran agama Islam oleh Walangsungsangdan Rara Santang maupun dari epik yang bersumber dari cerita Ramayana dan Mahabarata.

5. Gamelan Degung

alat musik degung
ilustrasi alat musik degung

Selain kecapi suling dan rampak gendang, ada pula kesenian musik Sunda lainnya yakni Gamelan Degung. Gamelan Degung merupakan perpaduan alat musik seperti bonang, gong, suling, kecapi rebab, dan lainnya yang dimainkan oleh sekitar 10 orang. Pada masa kolonial Belanda. Degung hanya dimainkan oleh pemusik pria tanpa sinden. Irama musik Degung terkesan sangat klasik aristokrat, dan agung. Kesan eksklusif inilah yang membuat Gamelan Degung hanya dimainkan pada upacara khusus seperti pernikahan atau upacara resmi lainnya.(*)

LEAVE A REPLY