Ciri Khas Busana Pengantin Kalimantan Barat

0
4049
Ilustrasi - Dok. Mahligai

Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi yang dihuni oleh beragam etnik. Data terakhir menunjukkan bahwa etnis paling dominan di Kalimantan Barat, yaitu Dayak (34,93%) dan Melayu (33,84%). Etnis Dayak umumnya mendiami wilayah di daerah pedalaman, sedangkan etnis Melayu mayoritas bermukim di kawasan pesisir.

Jika ditelisik dari asal-usuh sejarah dan tradisi, kebhinekaan di Kalimantan Barat juga tak terlepas dari pengaruh budaya Melayu yang sempat menguasi provinsi ini. Maka tak heran, bila dalam satu provinsi saja, Anda akan menemui beragam ciri khas gaya busana pengantin.

Berikut ini akan kami hadirkan ciri khas tata busana pengantin Melayu Pontianak, pengantin Sambas, dan pengantin Dayak Kanayatu.

11. Busana Pengantin Melayu Pontianak

Baju kurung dengan padanan kain songket bernuansa merah dan emas menjadi nuansa utama yang digunakan pengantin Melayu Pontianak. Pengantin wanita akan mengenakan kain songket bermotif pucuk rebung. Sementara untuk tatanan rambut akan dibuat menyerupai kelepak sayap burung berhias kembang goyang atau bogam, serta rumbai di sisi kanan dan kiri kepala.

Demi menunjang penampilan, diberikan pula perhiasan seperti anting bersusun, rumbai sebanyak tujuh rupa, kalung jamang bersusun, cekak burung atau kelat bahu berbentuk kepala burung, ikat pinggang warna keemasan atau pending, dan gelang kano. 

Sedangkan pengantin pria Melayu Pontianak sangat lekat dengan busana teluk belanga yang dipadukan dengan kain songket setengah tiang. Tak lupa selempang di dada serta celana model piama berwarna senada. Ditambah perhiasan kepala berupa kopyah tanjak dan bros keemasan.

Back

LEAVE A REPLY