Ragam Benda Wajib dalam Hantaran Pernikahan Adat Indonesia

0
1672
Prosesi Kirab
Prosesi Kirab - Dok. Majalah Mahligai

Saat prosesi lamaran atau meminang lazim halnya sang calon mempelai pria datang ke ke kediaman calon mempelai wanita dengan membawa barang-barang tertentu atau biasa disebut hantaran. Hampir semua daerah di Indonesia memiliki tradisi sendiri dalam prosesi lamaran atau meminang yang disertai dengan membawa hantaran ini. Sebut saja seserahan (Jawa), bertukar tando (Minang), jujur (Batak) dan maatar patilian (Banjar).

Hantaran sendiri merupakan bentuk penghormatan keluarga mempelai pria terhadap calon mempelai wanita yang disimbolkan melalui materi atau barang. Selain membawa barang-barang yang menjadi favorit calon mempelai wanita, setiap jenis hantaran yang diberikan ternyata memiliki makna tersendiri. Di beberapa daerah tertentu bahkan ada benda yang sifatnya wajib termasuk dalam hantaran.

Hasil Bumi dalam adat Minahasa

pernikahan adat minahasa
Kelapa dan umbi-umbian – Dok. Mahligai

Dalam pernikahan adat Minahasa, ada beberapa benda yang wajib dibawa saat prosesi lamaran. Namun, seluruh benda hantaran yang dibawa tidak serta merta diterima langsung kepada pihak wanita. Bahkan pada tradisi Maso Minta, lazim melakukan tawar-menawar oleh perwakilan pihak wanita dan pihak pria perihal benda hantaran.

Benda wajib yang diberikan berupa hasil bumi seperti padi, umbi-umbian, kelapa, serta kacang panjang yang merupakan simbol kesuburan. Ada pula hantaran berupa sirih dan pinang yang melambangkan kehidupan keluarga serta masyarakat, dan buah-buahan terutama pisang yang menjadi simbol dari hasil kerja dan keringat pria. Sedangkan gelas bambu (kower) juga diberikan sebagai hantaran dalam adat Minahasa yang melambangkan kesederhanaan.

Selain itu sangat lazim juga orang Manado untuk memberikan ikan bakar sebagai salah satu benda hantaran. Pemberian ikan ini tak lain  karena kemampuan ikan sebagai hewan yang mampu berenang di lautan,  merupakan lambang dalam mengarungi kehidupan.

Sirih Pinang dalam Tradisi Minangkabau

seserahan minangkabau
Contoh Seserahan Minangkabau – Dok. Majalah Mahligai

Sirih pinang lengkap menjadi barang bawaan yang wajib hukumnya dibawa saat prosesi me-minang dalam adat Minangkabau. Bukan tanpa alasan, bagi masyarakat Minang sirih pinang memiliki makna tersirat tersendiri.

Rasa pahit dan manis pada daun sirih menyimbolkan kearifan manusia akan kekurangan-kekurangan mereka. Wajar saja bila dalam setiap pertemuan dua pihak terjadi kekhilafan dan kekurangan. Maka diharapkan dengan menyuguhkan sirih di awal pertemuan, segala perkara yang janggal tidak menjadi bahan gunjingan.

Paningset dalam adat Jawa Solo

Tips Mendekorasi Hantaran Pernikahan yang Unik dan Menawan
Ilustrasi – Dok. Mahligai Indonesia

Dalam prosesi pernikahan adat Jawa Solo prosesi lamaran dikenal dengan istilah panembung. Salah satu keunikan prosesi lamaran Jawa Solo ialah adanya paningset – istilah umum disebut srah-srahan. Benda paningset ini akan diberikan oleh calon mempelai pria kepada calon mempelai wanita sebagai sarana pengikat perjodohan.

Adapun isi paningset yang diberikan terdiri dari empat jenis yaitu; paningset utama, abon-abon paningset, pengiring paningset, dan sesaji pelengkap paningset. Meskipun seiring perkembangan zaman isi paningset kian beragam, namun setidaknya ada benda-benda wajib yang selalu ada sebagai isi paningset. Paningset utama misalnya berupa perlengkapan pakaian wanita yang terdiri dari setagen, kain batik, sindur yaitu selendang panjang berwarna merah dan puth, serta semekan (penutup payudara).

Sedangkan paningset abon-abon terdiri dari jeruk gulung atau jeruk bali, tebu wulung atau tebu hitam, nasi golong (nasi yang dibentuk menjadi bulatan dan setiap bulatan dibungkus daun pisang), pisang mas, dan seperangkat perlengkapan makan sirih. Adapun paningset pengiring biasanya sebagai pelengkap atau pengiring yang berisi hasil bumi. Bermakna untuk membantu meringankan anggaran tuan rumah penyelenggara hajatan. (*)

 

Teks. Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here