Rangkaian Bunga Tangan yang Dibawa Pengantin Tradisional

0
345
bunga tangan pengantin
Ilustrasi (Kanan) Bunga Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari - (Kiri) | Bunga Tangan Pengantin Minahasa - Dok. Majalah Mahligai

Rangkaian bunga tangan atau hand bouquet merupakan salah satu aksesori pengantin yang mencuri perhatian. Selain mempercantik penampilan, rangkaian bunga-bunga indah yang dibawa oleh mempelai wanita ini menyimpan beragam tradisi unik.

Konon tradisi bunga tangan pengantin ini sudah berlangsung sejak abad ke-15 di Yunani Kuno dan Roma. Dahulu, buket tangan yang dibawa pengantin merupakan sebuah trik untuk mengurangi bau badan.  Sementara dalam tradisi kuno lain, buket bunga pengantin konon berfungsikan untuk mengusir roh-roh jahat.

Selama ini Anda hanya mengenal buket tangan sebagai ciri khas pengantin Internasional, namun tahukah Anda bahwa rangkaian bunga tangan juga menjadi atribut khas pengantin tradisional.

1. Rangkaian Bunga Tangan Pengantin Minahasa

Rangkaian bunga tangan yang dibawa oleh pengantin wanita Minahasa haruslah berwarna putih. Pemilihan bunga warna putih ini merupakan melambangkan kesuciaan dan kemurnian cinta. Untuk jenis bunga sendiri terdiri dari kerk lely putih, tambal loi atau anggrek golden shower, dan daun penunjang. Ada pula pengantin yang memilih bunga mawar putih.

Yang unik, jumlah bunga yang harus dibawa harus berjumlah 9 tangkai. Tepatnya 9 buah yang mekar dan 9 buah yang kuncup. Angka 9 rupanya bukan hanya dipercaya orang Cina sebagai angka keberuntungan saja ya, orang Manado pun meyakini hal tersebut. Selain itu, bunga tangan pengantin Minahasa juga harus bunga asli. Sebab, jika yang diberikan adalah bunga artificial atau palsu pengantin wanita bisa tersinggung dan menganggap cinta pasangannya juga palsu.

2. Buket Tangan Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari

Baamar Galung Pancar Matahari merupakan salah satu busana pengantin asal suku Banjar, Kalimantan Selatan yang telah dicipatakan sekitar abad ke-17. Busana ini banyak mendapat mengaruh budaya Hindu dan Jawa menjelang masuknya Islam di Indonesia

Dalam istilah Banjar, rangkaian bunga tangan yang dibawa oleh pengantin wanita disebut dengan Palimbaian. Untuk pengantin Baamar Galung Pancar Matahri rangkaian bunga terbuat dari daun sirih sebagai alasnya, kemudian bagian atas diletakkan daun kelapa sepanjang kurang lebih 30 cm yang terdiri dari 11-15 lidi. Tak ketinggalan bunga mawar, melati, dan kenanga juga dirangkai dengan cara ditusuk pada lidi tersebut.

3. Buket Tangan Pengantin Ba’bajukun Palung Pacinan

Satu lagi busana adat Banjar yang menggunakan rangkaian bunga tangan sebagai salah satu pelengkap; Ba’bajukun Palung Pacinan. Busana ini merupakan hasil perpaduan antara budaya Arab dan Cina yang masuk ke wilayah Banjar, Kalimantan Selatan.

Ciri khas bunga pengantin Ba’bajukun Palung Pacinan adalah 13 bogam kecil yang dirangkaian bentuk oval. Di sekeliling rangkaian bunga juga diberi Mayang Pinang. Yang menarik, jika umumnya bunga hanya dibawa oleh mempelai wanita, namun dalam adat Banjar baik pengantin wanita maupun pengantin pria akan membawa rangkaian bunga ini di pelaminan.

4. Buket Tangan Pengantin Dayak Bawi Kuwu

Dayak merupakan salah satu etnis mayoritas yang mendiami wilayah Kalimantan Barat. Jika ditelisik dari asal-usuh sejarah dan tradisi, kebhinekaan di Kalimantan Barat juga tak terlepas dari pengaruh budaya Melayu yang sempat menguasi provinsi ini. Maka tak heran, bila dalam satu provinsi saja, Anda akan menemui beragam ciri khas gaya busana pengantin; salah satunya pengantin Dayak Bawi Kuwu.

Pada pengantin Dayak Bawi Kuwu, mempelai wanita akan membawa buket tangan pengantin yang terdiri  atas giling pinang/ pinang berukir luat/ daun sirih, mayang pinang, wunrung natringit burung, dan janur berbentuk burung.

5. Buket Tangan Pengantin Ma’nyan Ngamuan Gunung Perak

Ciri khas busana pengantin Dayak Ma’nyan Ngamuan Gunung Perak ada pada warna merah menyala yang dikenakan. Pengantin wanita akan mengenakan bunga tangan natringit/janur kelapa berbentuk burung 5 tangkai, daun sawang 9 tangkai, daun sirih/luat 3 tangkai, Mayang pinang 2-7 tangkai, buah pinang 3 buah, asparagus, anggrek, dan melati.

 

INTAN WIDIASTUTI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here