Sentuhan Tradisional Pernikahan Ina dan Simon di Tirtha, Bali

0
2369

Ada yang menarik di pesta pernikahan Ina dan Simon beberapa waktu lalu. Sejoli berbeda kebangsaan ini melangsungkan pernikahan dengan busana yang lekat dengan nuansa adat Indonesia.

Ina berasal Indonesia, sedangkan Simon adalah orang Jerman. Mereka memutuskan untuk melangsungkan pernikahan dengan nuansa adat Indonesia. Bukan tata caranya, melainkan busana pernikahan. Ide itu pun di-amini oleh pihak keluarga Simon. Mereka tidak keberatan bila harus berbusana tradisional. Bahkan bagi mereka, ini adalah sebuah buasana yang unik.

Mewujudkan pernikahan tradisional di venue premium di Bali, rasanya memang agak sulit mengingat permintaan pernikahan internasional lebih tinggi ketimbang pernikahan tradisional. Untunglah  wedding planner pilihan mereka sangat membantu. Demikian juga dengan tim dari Tirtha, venue tempat mereka menikah, memiliki kemampuan untuk mengatur semua itu. Dan dengan profesional dan bersahabat, mereka membantu Ina dan Simon mewujudkan sebuah pernikahan tradisional impian.

Busana Pengantin Bernuansa Emas

Di hari bahagiannya itu Ina dan Simon tampil serasi dengan busana bernuansa emas. Ina memilih kebaya emas dari Monika Weber dengan sentuhan modern. Rambutnya di up do sederhana dan dipermanis dengan sematan bunga mawar pink. Sedangkan Simon, berpakaian adat bernuansa emas lengkap dengan kain dan juga mahkota yang menghiasi kepala.

Meskipun mereka memilih pernikahan adat, namun soal sajian makanan, keduanya sepakat untuk menyajikan santapan citarasa  Indonesia dan internasional mengingat soal rasa, kedua keluarga memiliki kesukaan yang berbeda.

Ina dan Simon bertemu sekitar 1.5 tahun lalu di Bali saat mereka tengah berlibur. Itulah mengapa mereka ingin pernikahannya pun dilaksanakan di Bali. Saat pertama kali melihat Tirtha, Simon pun langsung jatuh cinta. Dan memutuskan untuk melangsungkan pernikahan mereka di Tirtha.

“We just really love Tirtha, especially Ina. The venue is so beautiful that we don’t feel the need to have too much decoration. It is already perfect as it is!” ujar keduanya.

Untuk pasangan yang ingin menghadirkan pernikahan tradisional di Bali, pasangan ini memiliki sedikit tips.”Carilah wedding planner yang sudah terbiasa menangani penikahan tradisional. Dan jangan lupakan juga untuk memilih venue pernikahan yang cantik. Karena akan mengurangi bujet dekorasi  pernikahan Anda venue, “tutur Ina.

Vendors
Kebaya pengantin: Monika Weber
Tata rias dan busana pengantin: Melia Momiji
Busana pengantin pria: Monika Weber
Florist: Tirtha
Dékor: Tirtha
Kue: Tirtha
Makanan & Minuman: Tirtha
Foto dan video: Only mono

THERESIA TRIOMEGANI

LEAVE A REPLY