Unik, 9 Urutan Prosesi Pernikahan Adat Jambi (Part – 1)

0
72
pernikahan adat jambi - pengantin jambi
Instagram/ wongbatik; Instagram/ mesra_wo_jambi

Upacara pernikahan dalam budaya masyarakat kita merupakan peristiwa yang sangat penting dan kerap diwarnai dengan berbagai ritual sarat makna. Salah satunya yang akan dibahas kali ini adalahadat pernikahan masyarakat Jambi yang memiliki 11 tahapan sebagai berikut:

Masa Perkenalan

Suatu hubungan pernikahan tentu selalu diawali dengan masa perkenalan dan pendekatan. Nah, masa perkenalan ini terbagi menjadi dua tahapan. Tahap pertama adalah berusik sirih begurau pinang (pertemuan antara laki-laki dengan perempuan yang biasanya terjadi di tempat keramaian atau kegiatan masyarakat). Setelah itu, sang laki-laki akan bertandang ke rumah perempuan untuk menyampaikan rasa cinta kasih dengan bahasa yang lebih halus dan indah. Orang Jambi senang menggunakan seloko (pantun) dalam prosesi adat pernikahannya.

Tahap berikutnya adalah pemilihan jodoh yang merupakan langkah awal dalam menentukan kebahagiaan hidup berumahtangga. Pada tahapan ini, orang tua cukup berpengaruh dalam memberikan pertimbangan kepada anaknya, misalnya memilih pasangan yang masih ada pertalian darah untuk mempertahankan harta warisan datuk dan nenek. Setelah terjadi kesepakatan antara orang tua kedua belah pihak, selanjutnya perwakilan pihak laki-laki datang ke rumah pihak perempuan untuk menyampaikan maksud dan tujuan untuk meminang.

Tegak Batuik Duduk Bertanyo

Ini merupakan tahapan di mana pihak laki-laki memastikan bahwa pihak perempuan belum memiliki ikatan dengan laki-laki lain. Setelah terjadi kesepakatan, maka akan diletakkan tando sesuai dengan adat setempat (pertimbang tando). Kemudian, pihak perempuam akan menyerahkan tempat sirih dalam keadaan kosong sebagai simbol diterimanya lamaran tersebut. Selanjutnya, pihak laki-laki dan perempuan bermusyawarah tentang adat yang akan diisi dan lembago yang akan dituang agar tidak menyimpang dan menjadi bahan gunjingan masyarakat sekampung.

Setelah tegak batuik duduk bertanyo, para calon pengantin buat janji semayo (bertunangan). Pihak laki-laki akan membawa tepak sirih pinang serta tanda pinangan yang telah disepakati (bisa berupa cincin belah rotan, selembar kain, baju, dll). Penyerahan tanda pinangan ini dikenal dengan istilah serah terimo tando.

Ukur Antar Serah Terimo Adat dan Lembago

Memenuhi ketentuan adat nenek mamak, pihak laki-laki berkewajiban untuk mengisi adat dan mengantarkannya ke rumah pihak perempuan. Kebiasaan seperti ini sudah menjadi kewajiban yang turun temurun. Pada tahapan ini seloko memiliki peranan sebagai media komunikasi sebagaimana terlihat pada acara kato bejawab di halaman.

Akad Nikah

Hari pelaksanaan akad nikah atau ijab kabul biasanya ditangguhkan mendekati hari peresmian pernikahan atau hari labuh lek. Pada hari yang sudah disepakati bersama antara nenek mamak pihak laki-laki dan perempuan, maka dilaksanakan upacara akad nikah yang merupakan kewajiban hukum syara.

Teks: Elsa Faturahmah

Sumber: Karya Ilmiah ” PERANAN SELOKO DALAM UPACARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT DI KOTA JAMBI” oleh Abdoel Gafar – FKIP Universitas Batanghari Jambi

 

LEAVE A REPLY