Musik Kuriding Asal Kalimantan yang Bikin Merinding

0
260
Pertunjukan Ensemble Kuriding - Dok. Galeri Indonesia Kaya

Lazimnya orang mendengarkan atau memainkan alat musik sebagai hiburan atau pengusir rasa soban. Akan tetapi lain lain halnya dengan fungsi alat musik tradisional asal Kalimantan Selatan, Kuriding. Konon, alat musik ini dimainkan guna mengusir binatang buas. Dilansir dari Wikipedia, mitos ini berasal dari asal mula musik kuriding yang dimiliki seekor macan di hutan Kalimantan Selatan. Suatu ketika, anak sang macan yang diminta memainkan kuriding justru mati karena tenggorokannya tertusuk kuriding. Atas peristiwa tersebut sang macan melarang keturunannya memainkan kuriding.

Kendati keberadaan alat musik kuriding semakin tergerus dengan modernitas, masyarakat Kalimantan masih menaruh dan menggantung alat musik ini di atas tempat tidur anak-anak mereka. Bahkan sejak tahun 2016, setiap tanggal 4 Mei diperingati sebagai Hari Kuriding guna melestarikan alat musik tradisional ini.

Dilihat dari bentuknya, kuriding sekilas mirip suling bambu khas Jawa. Bentuk yang kecil dan unik terbagi dalam dua bagian, yaitu bagian dalam (tidak rata) dan luar (rata). Terbuat dari pelepah enau, bambu, ataupun kayu kuriding berbentuk empat persegi panjang dengan kedua ujungnya dibuat bulat. Selain memperindah bentuk kuriding, ujung bulat juga agar tidak melukai pemain kuriding.

Cara Memainkan Musik Kuriding

Keunikan kuriding ada pada cara memainkan dan menggunakannya. Agar bunyi yang terdengar enak pemain perlu memahami teknik memainkan kuriding dan banyak berlatih. Pertama, pemain kuriding perlu memperhatikan cara memegangnya. Keduua, pemain perlu menyelaraskan posisi tangan dan meletakan di bagian kanan wajah hingga sejajar dengan pipi sebelah kanan. Barulah kuriding dapat dibunyikan dengan cara menarik tali sesuai ritme tertentu.*

 

INTAN WIDIASTUTI

LEAVE A REPLY