Unik! Ini 4 Prosesi Temu Pengantin Pernikahan Ala Jawa Timur

0
90

Pernikahan tradisional Jawa itu memang seru dan unik. Salah satunya prosesi temu pengantin pernikahan ala Jawa Timur. Seperti apa, kah?

Ya, Jawa Timur memang punya budaya dan adat-istiadat yang beragam. Tiap daerah yang ada di Jawa Timur menyimpan jati diri karakter budaya yang dipengaruhi latar belakang sejarah.

Bagaimana dengan urutan prosesi pernikahan adat Jawa Timur khususnya daerah Mojokerto?

Ini dia…

Jika ditelisik dari segi sejarah. kawasan eks-karisidenan Surabaya (Sidoardjo, Mojokerto, Jombang, dan Malang) sedikit dipengaruhi budaya Matraman.

Tapi seiring waktu, menjadi pusat perdagangan yang menarik para pendantang. Eks-karisidenan Surabaya pun menjadi tempat perpaduan kebudayaan Jawa Timur.

Dalam adat Jawa Timur, khususnya Mojokerto, kedua mempelai melalui serangkaian prosesi mulai dari nontoni (melihat), nakokno (menanyakan), menyerahkan seserahan (peningsetan), menjalani siraman pada malam walimahan, dan akhirnya mengucap akad nikah secara agama.

Setelah itu tibalah saatnya kedua mempelai melakukan prosesi temu pengantin.

Pernah dengar istilah loro pangkon, menyerahkan ayam jago sebagai seserahan, dan ritual tukar sekar rontek ?

Nah, cekidot nih…

 

Loro Pangkon
Loro Pangkon dimaksud sebagai perantara komunikasi antar keluarga calon pengantin. Masing-masing diwakili seorang sepuh yang mumpuni atau piawai berkomunikasi dengan tutur bahasa santun.

Serunya, sepuh tersebut bisa melantunkan tembang Jawa!

Oh ya, prosesi ini juga menyertakan hadiah atau pemberian pengantin pria untuk pengantin wanita berupa barang-barang sesuai keinginan pihak wanita.

 

Serah-serahan
Beberapa contoh benda yang dijadikan serah-serahan, misalnya, ayam jago yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antara pihak wanita dan pria. Jika terjadi kesepakatan peminangan, maka diserahkanlah ayam jago itu.

Selain itu, calon pengantin pria juga memberikan serah-serahan lain seperti jodang, Alat tempat mengangkat makanan atau benda-benda yang dibawa pengantin pria untuk pengantin wanita, bubak kawat atau peralatan rumah tangga dari tanah liat tembaga, lalu ada kloso bantal atau peralatan tempat tidur.

 

 

Cucuk Lampah
Nah, kalau prosesi satu ini mengacu pada tradisi zaman dulu. Tradisi dimana pihak kerajaan selalu mendapat pengawalan baik dari arah samping depan maupun belakang kemana pun akan pergi.

Oleh sebab itu, pengantin yang diibaratkan seperti raja juga berjalan dengan dikawal oleh pengiring yang membawa tombak atau payung.

 

Baca Jangan Salah! Ini Makna Seru 5 Kain Pengantin Jawa

 

Tukar Sekar Rontek
Pernah melihat janur kuning? Nah, Sekar Rontek adalah suatu hiasan artistik yang dibuat dari janur kelapa dan bunga kertas warna-warni.

Calon pengantin wanita dan calon pengantin pria akan membuat Sekar Rontek untuk ditukar dan dijadikan hiasan pelaminan setelah bertemu.

Oh ya, di daerah lain, sekar rontek juga dikenal dengan naman ‘kembar mayang.’

Seru dan unik, kan!

 

 

 

 

Tim Mahligai Indonesia

Foto utama: idekorasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here