Keunikan Gaya Busana Pengantin Sumedang yang Memesona

0
120
Ilustrasi Pengantin Sumedang Larang dengan busana modifikasi - Dok. Majalah Mahligai

Dari sejarahnya, Sumedang merupakan salah satu situs peninggalan  Keraton Sumedang Larang. Daerah yang dikenal dengan penghasil olahan tahu sumedang ini mewarisi busana kebesaran raja dan ratu dalam bentuk busana pengantin yang dikenal dengan istilah pengantin sumedang larang. Sekilas, tampilan keseluruhan dari busana dan aksesori pengantin sumedang ini mirip busana tokoh pewayangan.

Bila busana pengantin Sunda bercorak Putri, Siger, maupun Sukapura bisa dikenakan oleh masyarakat luas, maka berbeda dengan busana adat pengantin Sumedang Larang. Gaya busana ini hanya diperuntukkan bagi kalangan keturunan bangsawan dari dinasti atau ahli waris Keraton Sumedang saja.

Busana Pengantin Sumedang Larang berwarna kuning, bagian atasnya berpotongan simpel berlengan pendek dilapisi kain bludru hitam dengan hiasan sulam benang keemasan yang menutupi torso. Sekilas, busana tersebut memiliki kesamaan dengan gaya busana penari Jawa Barat, dengan aksen detail di seputar dada dan torso. Untuk bagian bawah, pengantin mengenakan kain batik wiru bercorak lereng.

Contoh Busana Pengantin Sumedang – Dok. Majalah Mahligai

Keindahan pengantin Sumedang Larang juga terletak pada bentuk mahkota yang disebut mahkota Binokasih. Mahkota ini memiliki perhiasan batu permata jamrud warna hijau pada bagian tengah. Selain mahkota, pengantin wanita Sumedang Larang juga mengenakan perhiasan kembang goyang serta ronce melati yang serupa dengan pengantin Sunda Putri.

Tradisi dan tata cara berbusana pengantin adat Sumedang hingga kini dipegang teguh masyarakat Sumedang. Replika baju kebesaran raja dan ratu hanya boleh dipakai oleh mereka yang masih memiliki keturunan raja Sumedang. Bagi golongan di luar itu, diperbolehkan untuk menirunya. Dengan catat harus ada sedikit perbedaan pada jenis kain yang dipakai, bukan satin melainkan brukat.

Meskipun dari segi busana pengantin adat Sumedang memiliki perbedaan dari busana pengantin Sunda lainnya, akan tetapi dalam prosesi pernikahannya kurang lebih tetap sama.

Text. Tim Mahligai-Indonesia

LEAVE A REPLY