Seru! Ini Fakta Tradisi Budaya Lompat Batu dari Nias Nan Keren Itu

0
76
Foto: portraitnusantara

Selain kepulauannya yang indah berkat paparan pantainya yang luar biasa, Nias – Sumatera Utara terkenal dengan budayanya yang khas dan unik. Salah satunya Tradisi Budaya Lompat Batu.

Tradisi yang khas dan unik ini memang terbilang seru. Tradisi ini berupa melompati tumpukan batu setinggi dua meter dan setebal 40 sentimeter. Tentu saja mereka yang melakukannya adalah mereka yang sudah dianggap dewasa dalam segi fisik.

Awalnya Tradisi Lompat Batu muncul karena kondisi di Nias, dimana kebiasaan masyarakat sukunya suka berperang satu sama lain. Maklum, dulunya setiap kampung yang berperang punya benteng masing-masing sebagai pertahanan. Nah, demi menunjang kemampuan mereka berperang, dibangunlah tumpukan batu semata-mata untuk melatih ketangkasan saat melompat.

Kesininya, fungsi dan makna Tradisi Lompat Batu menjadi salah satu proses pendewasaan para laki-laki di Nias, demi membentuk karakter yang kuat dan tangkas. Jadi tak heran, saat seorang pemuda berhasil melakukan Lompat Batu dengan sempurna, itu menjadi kebanggaan tak hanya bagi dirinya tapi juga bagi keluarganya juga.

Selain itu  setidaknya ada tiga nilai yang terkandung dalam Tradisi Lompat Batu ini.

#1  Nilai Kehidupan

Seperti yang tadi sudah disebut di atas, seorang laki-laki dianggap sudah dewasa setelah dirinya sukses melakukan Tradisi Lompat Batu. Tak hanya sebagai penghargaan, tapi juga pembentukan karakternya juga.

Foto: suaranusantara

Baca juga: Menjelajahi Pesona Wisata dan Budaya di Pulau Nias

#2  Nilai Budaya

Tradisi ini diterima sebagai warisan budaya Negeri Nusantara ini. Jadi nggak heran kalau tradisi ini masih dilestarikan. Tradisi ini pun dianggap sebagai ritual atau upacara adat dan wujud apresiasi mereka terhadap budaya.

#3  Nilai Kebersamaan

Secara nggak sengaja, tradisi ini berhasil mengumpulkan banyak masyarakat dari berbagai lapisan. Saat berkumpul inilah satu sama lain bahkan beramai-ramai mereka memberikan sorakan dukungan ke peserta yang melakukan lompat batu.*

Penulis: Orlando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here