Ini 5 Fakta Keren Musik Kolintang dari Sulawesi Utara

0
14
Foto: c1.staticflickr

Nusantara ini punya banyak sekali alat musik tradisional. Salah satunya alat musik tradisional satu ini, kolintang. Eh, tapi benarkah alat musik ini jadi salah satu bentuk pemujaan roh leluhur?

 

Ya, konon dulunya alat musik Kolintang yang sudah ada sejak zaman dulu ini digunakan sebagai pengiring ritual adat pemujaan roh leluhur. Tapi tenang, itu dulu. Setelah masuknya agama-agama seperti Kristen dan Islam, alat musik Kolintang sudah tak dipakai lagi sebagai fungsinya tersebut.

Sekarang Kolintang lebih sering dimainkan untuk pengiring tarian, pengiring lagu-lagu Minahasa dan pertunjukan musik.

Apalagi fakta alat musik yang unik ini?

 

#1  Terbuat dari Potongan-Potongan Kayu

Ya, salah satu keunikan alat musik Kolintang adalah pada fisiknya yang terbuat dari beberapa potong kayu. Kesemuanya diletakkan berderet. Tadinya deretak kayu tersebut ditaruh di atas kedua kaki pemain, tapi lalu dipakailah alas yang terbuat dari dua batang pisang. Dan kesininya memakai peti resonator.

 

#2  Kayu Khusus yang Ringan

Meski terbuat dari kayu tapi alat musik tradisional ini terbuat dari kayu khusus yang ringan. Biasanya menggunakan kayu telur, kakinik, wenang, bandaran dan kayu sejenis. Kayu-kayu tersebut meski ringan tapi punya serat kayu yang padat. Lalu disusun sejajar.

 

Baca juga: Musik Tradisional dalam Pernikahan Adat

 

Foto: angklungis15surabaya.blogspot

 

#3  Banyak Rupa Jenis Alat Musik Kolintang

Memainkan alat musik Kolintang tak hanya di satu perangkat saja, karena Kolintang punya beberapa jenis yang berbeda karena suara yang dihasilkannya. Tepatnya ada 9 jenis: Ina Esa (Melodi 1), Ina Rua (Melodi 2), Ina Taweng (Melodi 3), lalu ada Karua (Tenor 1), Karua Rua (Tenor 2), Uner (Alto 1), Uner Rua (Alto 2), Loway (Bass), Cella (Cello), dan Katelu (Ukulele).

 

#4  Pemukul Khusus

Alat musik tradisional ini memang harus dipukul sehingga mengeluarkan bebunyiannya. Tapi jangan salah, alat pemukulnya atau stiknya harus khusus. Ujung stik harus diberi bantalan kain – jadi mirip banget dengan alat musik Gamelan. Khasnya lagi, ada tiga stik yang diberi nomor khusus.

 

Baca juga: Ragam Kesenian Tradisional dalam Pesta Pernikahan di Nusa Tenggara

 

#5  Formasi Khusus

Untuk menghasilkan bebunyian nada dan paduan nada yang harmonis, peletakan alat musiknya diatur sedemikian rupa. Susunannya sendiri: bagian depan adalah posisi Kolintang Melodi. Posisi belakang kiri, ada Bass. Dan bagian belakang kanan, diformat untuk posisi Cello. Untuk Kolintang Tenor dan Alto, tergantung besarnya panggung.

 

Penasaran ingin dengar kerennya musik Kolintang? Silahkan….

 

 

Orlando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here