Salut, Empat Siswa Ini Tampil di Hong Kong Fashion Week 2018!

0
50
Kandidat Indonesia di Hong Kong Fashion Week 2018 - Instituto di Moda Burgo Indonesia
Dok. Instituto di Moda Burgo Indonesia

Empat siswa pilihan dari Instituto di Moda Burgo Indonesia suskses tampil dalam ajang fesyen internasional bergensi Hong Kong Fashion Week for Fall/ Winter 2018 di Hong Kong Convention and Exhibition Center, 15-18 Januari 2018 silam. Kempat siswa yang dijuluki Burgonians ini antara lain Jessica Welia Halim dengan membawa label JWH, Julianto dengan label Julianto, Raegita Zoeo dengan label Raegita Zoro, dan Rolya Krisnawati dengan label perhiasan JUMPANONA.

Instituto di Moda Burgo Indonesia merupakan institusi mode asal Italia pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki visi dan misi besar, tidak hanya membelakangi para pelajarnya (Burgonians) agar mampu merancang busana, namun juga mampu bersaing dalam skala internasional.

Nah, ajang Hong Kong Fashion Week ini menjadi salah satu media belajar Burgonians agar lebih memahami pasar internasional dan berkancah di panggung mode internasional. Tidak main-main, keberangkatan para Burgonians turut didampingi fashion designer sekaligus Pendiri dan Ketua Indonesian Fashion Chamber, Ali Charisma. Tidak hanya itu, Ali juga berperan sebagai mentor dalam proses pengembangan koleksi keempat Burgonians tersebut.

Rangkaian acara Hong Kong Fashion Week sendiri meliputi fashion show dan trade fair atau pameran selama empat hari, di mana partisipan mendapat pengalaman untuk terjung langsung menghadapi pembeli internasional baik secara retail per orangan maupun wholesale.

Peran mentorship Ali Charisma selama persiapan Hong Kong Fashion Week ini sangat bermanfaat dalam pengembangan proses kreatif, kuantitas, kemampuan hingga intuisi bisnis keempat Burgonians tersebut.

“Secara habit, anak muda sekarang lebih canggih, sudah ada gadget, Cuma generasi sebelumnya tetap harus mengarahkan. Jadi saya tidak pernah berusaha mengubah talenta produk-produk yang mereka desain. Hanya mengarahkan saja agar produknya lebih bagus dan dapat diterima,” tutur Ali di Instituto di Moda Burgo Indonesia, Selasa (23/1/2018).

Para Burgonians mengaku sangat senang dan mengambil banyak pengalaman dari ajang yang baru mereka lalui. Semuanya bahkan sedang dalam proses tawar-menawar dengan buyer yang tertarik dengan hasil karya mereka di ajang fesyen tersebut.

Teks: Elsa Faturahmah

 

LEAVE A REPLY