Unik, 9 Urutan Prosesi Pernikahan Adat Jambi (Part – 2)

0
223
pernikahan adat jambi - pengantin jambi
Instagram/ wongbatik; Instagram/ mesra_wo_jambi

Setelah melangsungkan akad, berikut beberapa prosesi yang harus dilakukan dalam pernikahan adat Jambi:

Baca Artikel Ini: Unik, 9 Urutan Prosesi Pernikahan Adat Jambi (Part – 1)

Ulur Antar Serah Terima Pengantin

Setelah akan nikah, kemudian dilangsungkan prosesi ulur antar serah terima pengantin, yakni prosesi ketika nenek mamak pihak perempuan menjemput pengantin laki-laki sebelum diarak dan duduk bersanding dengan pengantin perempuan. Nah, prosesi penjemputan ini juga menggunakan seloko sebagai media komunikasi.

Mempelai pria diarak ke rumah mempelai perempuan dan disambut dengan pencak silat, serta dilanjutkan dengan kato bejawab gayung bersambut dalam ungkapan seloko. Setelah selesai, acara dilanjutkan di dalam rumah, yakni acara ulur antar serah terimo mempelai pengantin laki-laki dari nenek mamak laki-laki kepada nenek mamak perempuan.

Acara Buka Lanse

Mirip dengan pernikahan adat Pelembang, dalam pernikahan adat Jambi juga terdapat prosesi buka lanse. Lanse merupakan tabir berwarna putih yang melambangkan kesucian perempuan perawan. Sebelum pengantin memasuki kamar adat, pihak laki-laki dan pihak perempuan saling berkomunikasi menggunakan seloko.

Acara Adat Penuh

Setelah keluar dari kamar adat, kedua mempelai kemudian menuju timbangan untuk melaksanakan acara adat penuh. Prosesi ini mengandung makna agar dalam mengarungi bahtera rumah tangga kedua pengantin dapat berlaku adil dan mampu mengambil keputusan secara matang dalam berkeluarga.

Seusai ditimbang, kedua pengantin menaiki kepala kerbau bertanduk. Kaki kedya pengantin dicuci dengan santan bermanis yang maknanya bahwa kedua pengantin harus meninggalkan sifat-sifat tidak baik. Lalu, kedua pengantin menaiki rumah begonjong segi delapan dan duduk bersanding di putero retno (pelaminan).

Penyuapan Nasi Sapat

Ini merupakan prosesi suapan terakhir dari orang tua masing-masing mempelai yang mengandung arti lepasnya hutang ibu bapak kepada anak, yakni mengantarkan anak menuju jenjang perkawinan.

Tunjuk Ajar Tegur Sapo

Saat kedua mempelai sudah bersanding di putero retno, nenek mamak dan tuo tengganai memberikan nasihat mengenai kewajiban seorang suami isteri agar selamat menjalani kehidupan rumah tangga. Nasihatnya pun diungkapkan berupa seloko.

Teks: Elsa Faturahmah

Sumber: Karya Ilmiah ” PERANAN SELOKO DALAM UPACARA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT DI KOTA JAMBI” oleh Abdoel Gafar – FKIP Universitas Batanghari Jambi

LEAVE A REPLY