Label Ambah Mengibarkan Motif Pucuk Rebung

0
181
Motif Pucuk Rebung
Batik Pucuk Rebung - Dok. Ambah

Kain batik telah menjadi bagian penting dalam khasanah mode Indonesia. Bertambah satu lagi brand lokal yang mengusung batik untuk berkiprah memperkaya jagat industri fashion Tanah Air, Ambah Batik.

Label milik pengusaha muda yang telah menggeluti usaha di bidang food and beverage ini, Dina Rimandra Handayani, mengangkat motif pucuk rebung dalam koleksi busana rancangannya yang diluncurkan baru-baru ini.

Dalam jejak ragam motif kain wastra Nusantara, pucuk rebung merupakan salah satu motif yang tergolong istimewa, karena sejak berabad silam telah hadir pada sejumlah kain tradisional Nusantara, seperti dari Riau, Kalimantan, Jawa, bahkan Betawi.

Bentuk pucuk rebung yang unik seperti piramida, juga memiliki makna filosofi dalam kultur Timur khususnya Indonesia, yakni dalam kehidupan seseorang harus memberikan manfaat bagi orang lain.

Keistimewaan motif pucuk rebung pun ditampilkan lewat sebuah peragaan busana tunggal perdana, sebanyak 48 set busana pria dan wanita dihadirkan dalam empat sekuen mulai dari gaya kasual, semi formal, formal hingga semi couture.

Batik Pucuk Rebung
Batik Pucuk Rebung – Dok. Ambah

Sekuen pertama diawali dengan deretan busana siap pakai yang didominasi palet merah yang dipadu sentuhan hitam serta keemasan. Koleksi siap pakai dengan gaya modern sekaligus elegan lewat potongan jumpsuit, wrapped dress, cape, setelan blazer dan celana serta sheath dress.

Rangkaian koleksi busana berlabel Ambah menghadirkan motif pucuk dikolaborasikan dengan motif-motif bunga yang dikreasikan sedemikian rupa sehingga menghasilkan karya tradisional yang tetap selaras dengan modernitas.

Batik Pucuk Rebung
Batik Pucuk Rebung – Dok. Ambah

Dilanjutkan dengan koleksi bernuansa biru yang lebih tone down, kali ini batik dikombinasikan dengan material transparan serta potongan yang lebih berani. Siluet yang mengikuti lekuk tubuh, mini dress, cropped top hingga gaun dengan belahan tinggi merefleksikan wanita modern yang berani tampil beda.

Batik Pucuk Rebung
Batik Pucuk Rebung – Dok. Ambah

Sementara busana pria hadir dengan tampilan yang lebih kasual lewat padu padan celana bermuda dan kemeja serta jas batik. Masih dari koleksi ready to wear, sekuen ketiga menampilkan busana yang lebih formal, misterius nan glamor lewat kombinasi palet hitam-emas.

Nuansa glamor lebih kental dengan penambahan material lace serta payet yang membentuk motif batik. Pucuk Rebung ditampilkan lebih atraktif, dengan penempatan motif pada hem, bagian tengah maupun keseluruhan busana.

Batik Pucuk Rebung
Batik Pucuk Rebung – Dok. Ambah

Sebagai penutup, hadir sembilan set busana glamor nan megah, dan lebih istimewa. Dalam siluet Ballgown, jumpsuit, mini dress hingga sheath dress dilengkapi dengan jaket yang semakin menonjolkan keistimewaan dari motif dalam tampilan modern ini.

Bordiran serta payet dikerjakan dengan mendetil, menunjukkan indahnya ragam kerajinan tangan para pekerja seni lokal. Semua koleksi menggunakan batik tulis sutera baron, sutera, katun, batik cap dan kombinasi tulis katun.

Teks: Widiyanti

LEAVE A REPLY