Perhatikan Ini Jika Ingin Membuat Kebaya Impian yang Memesona

0
39
kebaya modifikasi - Tips Membuat kebaya
Dok. Mahligai Indonesia/ Elsa

Kebaya memang menjadi salah satu alternatif wanita yang ingin berpenampilan anggun. Menurut kamus Wikipedia, kebaya sudah dikenal masyarakat Indonesia pada Awal abad 20, namun demikian saat ini kebaya hadir dengan banyak modifikasi hingga kesan kuno sangat jauh ditinggalkan.

Modifikasi kebaya dilakukan agar dapat mengikuti zaman dan juga bisa diterima di seluruh kalangan. Modifikasipun tak hanya sebatas cutting dan ornamen, akan tetapi juga pada pemilihan bahan atau kain. Oleh karena itu, tidak heran bila kebaya mulai digemari juga oleh kaum muda.

Bila Anda ingin memiliki kebaya, ada 2 cara yang dapat dipilih, yaitu membeli dalam kondisi ready to wear atau siap pakai dan membuat atau menjahit khusus. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Membeli kebaya berarti penghematan waktu karena cara ini merupakan cara yang praktis. Apalagi bagi Anda yang ingin menggunakan kebaya dengan segera. Akan tetapi, kebaya yang dijual jadi biasanya adalah kebaya yang diposisikan bukan untuk mengoreksi bentuk tubuh. Lumayan sulit untuk memperoleh kebaya yang sesuai dengan bentuk dan ukuran tubuh. Lain halnya bila Anda membuat kebaya. Dari segi waktu, cara ini membutuhkan waktu agak lama. Namun, dengan membuat kebaya berarti Anda memiliki kebaya yang sesuai dengan keinginan serta bentuk tubuh.

Cermati hal berikut bila Anda ingin mewujudkan kebaya impian:

Bentuk Tubuh

Kenalilah bentuk tubuh Anda, karena sangat erat kaitannya dengan pemilihan kain. Bila tubuh kurus, sebaiknya hindari pemilihan lace, sebab akan membuat postur tubuh terlihat lebih kurus. Lace bisa dipilih asal memiliki motif ‘agak berat’. Sedangkan bagi tubuh besar, lace merupakan kain yang tepat dipilih. Hindari bahan mengkilap karet akan menambah kesan besar.

Lokasi

Dimana dan pada kesempatan apa Anda akan menggunakan kebaya tersebut? Di dalam atau luar ruangan? Bila kebaya akan digunakan di luar ruangan, sebaiknya hindari kebaya panjang karena akan cepat kotor.

Kepribadian

Bagaimana kepribadian Anda, easy going, kah? Ekstrovert ata malah introvert? Pentingnya mengetahui kepribadian Anda akan menentukan kebaya yang cocok untuk Anda dan yang dapat menambah kepercayaan diri.

Kain

Banyak jenis bahan atau kain yang dapat digunakan untuk membuat kebaya. Beberapa jenis kain populer dan menjadi pilihan favorit, antara lain:

Lace

Kadang lace sering disamakan dengan brokat. Padahal kedua jenis ini berbeda satu sama lain. Brokat memiliki karakteristik yang lebih tebal dan ada efek timbul. Sementara lace diartikan sebagai kain halus transparan dan tentunya berenda-renda.

Lace memiliki keunggulan tersendiri yaitu mudah mengikuti lekuk tubuh sehingga semua bentuk, baik yang agak berisi maupun kecil dapat memilih jenis kain ini. Lace juga memiliki karakteristik lembut, meskipun tingkat kesulitan tinggi dalam penjahitan. Begitu juga dengan pengaplikasian payet karena lace memiliki banyak lubang. Jadi, berhati-hatilah dengan aplikasi payet maupun border untuk bahan lace. Serahkan kepada desainer atau tailor yang sangat terbiasa membuat aplikasi payet pada lace.

Chiffon

Karakteristik yang tipis memberikan efek ringan, loose dan mengapung namun kuat dengan finishing yang halus. Keunggulan lain dari sifon adalah lembut dan ‘jatuh’ sesuai bentuk badan. Seperti halnya kain tenun lain dan juga karena karakternya yang licin, sifon sulit untuk digunting dan dijahit sehingga butuh keterampilan ekstra dalam pengolahan kain ini. Selain itu, sifon juga merupakan suatu kain yang mudah berkerut. Meskipun demikian, sifon cocok juga dipilih sebagai bahan pelengkap kebaya, yaitu selendang.

Organza/ Organdi

Organdi merupakan kain yang sifatnya ringan dan kaku. Dilihat dari fisiknya, organdi cenderung tipis, tembus pandang dan mengikat. Kesan yang diperoleh bila menggunakan bahan organdi, khususnya organdi sutera adalah mewah. Organdi memang dibagi menjadi organdi sutera dan organdi sintesis.

Organdi sutera memiliki sifat lembut dan licin. Bila digunakan akan terasa dingin. Sedangkan organdi sinntesis mempunyai kemampuan elastisitas yang baik sehingga tahan akan kusut. Bahan organdi juga mempunyai kemampuan untuk menahan bentuk, tidak mudah berkerut serta menambah volume.

Katun

Katun merupakan jenis kain yang ringan dan cocok digunakan di negara tropis karena sifatnya yang dingin seta mudah menyerap keringat. Oleh karena itu, katun cukup populer digunakan di Indonesia sebagai pakaian, termasuk untuk kebaya. Akan tetapi apabila image yang diinginkan pada kebaya adalah elegan dan glamor, kain ini sangatlah tidak cocok dipilih kecuali ditambah dengan payet-payet. Kebaya katun bisa dikenakan untuk kesempatan yang lebih semi formal atau kesan lebih kasual.

Beludru

Beludru merupakan jenis kain yang unik, apabila diraba permukaan terasa seperti ada rambut-rambut halus. Dulu beludru digunakan sebagai kebaya di kalangan keraton. Saat ini pemilihan beludru untuk kebaya kurang diminati. Sebab, beluduru memberi kesan kuno. Selain itu beludru relatif sulit dalam pengerjaan dan karakternya mudah kusut. Beludru terbuat dari berbagai serta. Misalnya sutera ataupun katun. Agar terkesan mewah, beludru sutera menjadi pilihan dibandingkan dengan beludru katun.

Sutera

Kain berbahan sutera memberi kesan elegan dan mewah, juga terlihat ‘mengalir’ karena memiliki tekstur lembut dan mengkilap. Kelebihan lain dari sutera adalah menyerap keringat. Perlu diingat, bersihkan kebaya yang sudah terkena keringat. Sebab, zat asam dan garam yang ada dalam keringat apabila dibiarkan terlalu lama, akan membuat sutera menjadi kuning. Membersihkannya juga jangan menggunakan mesin cuci karena akan merusak kehalusan sutera. Cukup dengan di-dry clean saja.

Nah, memadukan dua jenis kain atau lebih dalan sebuah kebaya dapat menyiasati kekurangan pada masing-masing kain. Contohnya, apabila menginginkan kebaya yang terlihat ringan melayang dan organdi untuk memberi efek menggembung. Itulah sebabnya pemahaman mengenai kain penting untuk menghasilkan siluet kebaya yang diinginkan.

Teks: Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY