Ragam Batik Nusantara yang Mungkin Belum Anda Ketahui

0
85
Jeni-jenis Batik
Ilustrasi - Pixabay

Siapa bilang batik hanya bisa dijumpai di daerah-daerah seputar Jawa, yang notabene memang memiliki banyak pengrajin batik dan sentra daerah batik. Kain yang motifnya dilukis dengan goresan canting yang di dalamnya berisi malam/ lilin ini dapat kita jumpai hamper di seluruh daerah di Indonesia. Uniknya, masing-masing batik memilih corak dan keunikan tersendiri yang menggambarkan ciri khas dari daerah tersebut motif batik tidak sembarang motif. Setiap motif yang tergores di atas batik sarat akan filosofi. Ragam motif batik kini makin bervariasi, terlepas dari motif batik-batik klasik yang memang memiliki pakem aturan tersendiri. Simak keunikan ragam batik beberapa daerah ini!

Batik Madura

Jeni-jenis Batik
Instagram/ batikmaduraku

Batik asal pulau pennghasil garam ini memiliki karakter warna khas yang berani, cukup mencolok dan cerah yang biasanya berasal dari pewarna alami. Ukuran motif cukup besar dan memiliki ‘perbendaharaan’ motif beragam. Misalnya, pucuk tombak, belah ketupat, rajut hingga aneka flora dan fauna yang ada di kehidupan sehari-hari masyarakat Madura. Salah satu motif khas batik Madura adalah golongan batik tulis yang dikenal dengan nama Batik Genthongan. Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, adalah salah satu sentra pembuatan dan penjualan Batik Tulis Madura.

Batik Cirebon

Jeni-jenis Batik
Instagram/ batik_liya

Selain Motif mega mendung yang tersohor, di Cirebon terdapat Batik Pesisiran, Batik Keratonan dan Batik Trusni. Warna kain secara garis besar cerah dan ceria, seperti merah, pink, biru langit, hijau pupus, serta warna batik tradisional seperti krem, hitam, dan cokelat. Batik keratonan biasanya berwarna coklat soga atau keemasan. Batik Pesisir yang lebih dipengaruhi oleh budaya Tiongkok motifnya lebih bebas, banyak ditandai dengan gambar flora dan fauna seperti binatang laut dana rat, ikan, pepohonan, dan daun-daunan.

Batik Yogyakarta dan Solo

Jeni-jenis Batik
Instagram/ arze_batik

Motif batik klasik Solo dan Yogya pada umumnya terbatas hanya digunakan oleh kalangan kraton pada jaman dulu, seperti motif Parang yang hanya diperuntukkan bagi Raja. Warna batik Yogya dominan warna alam dan cenderung gelap. Ada dua macam waarna latar kain batik Yogyakarta, yaitu hitam dan putih (mori).

Warna ragam hias pada batik Yogyakarta umumnya putih, biru tua kehitaman, dan coklat soga. Sedang kain batik Solo berwarna coklat soga. Sedang kain batik Solo berwarna coklat soga kekuningan. Pada coraknya, tak ditemui warna putih. Beberapa motif pada batik Solo mengandung filosofi-filosofi yang banyak terpengaruh dari Filsafat Jawad an Hindu. Beberapa contoh motif beserta maknanya; Lidah api melambangkan api menyala, burung berarti dunia atas, atau angina. Air dilambangkan dengan naga dan gunung dilambangkan oleh Meru.

Batik Bengkulu

Jeni-jenis Batik
Instagram/ donga_iky

Pengaruh budaya Arab cukup kenal pada motif batik dari Bengkulu. Bengkulu memiliki motif khas batik yang bernuansa kaligrafi Jambi and Cirebon. Dengan melalui proses adopsi akhirnya membentuk sebuah desain batik khas Bengkulu. Motifnya bertuliskan huruf Arab yang dapat dibaca, kain ini sangat sakral, terutama pada pemakaian kain upacara adat pengantin dan untuk menutupi mayat. Kain jenis ini biasanya untuk upacara ziarah ke makam para leluhur. Kain jenis ini tidak boleh dipergunakan secara sembarangan. Sedang Batik Kanganga (Batik Rejang Lebong) memiliki motif khas yaitu berupa huruf asli Rejang.

Batik Tanah Liek – Sumatera Barat

Instagram/ lovely_zia_

Batik juga dikenal dan berkembang sejak lama di Sumatera Barat, ratusan tahun silam. Yang paling terkenal adalah batik Tanah Like atau batik tanah liat yang sudah berumur ratusan tahun. Disebut tanah liat, karena batik ini menggunakan tanah liat sebagai bahan utama untuk pewarnaan, di samping kulit jengkol, kulit rambutan dan gambir. Perwarnaan alam batik Tanah Like menghasilkan warna-warna yang cenderung gelap dan buram. Di Sumatera Barat, ada beberapa daerah yang terkenal mengambangkan batik Tanah Like yaitu di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Tanah Datar.

Teks. Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY