Tips Merawat Kain Batik Agar Lebih Tahan Lama

0
46
Tips Merawat Batik
Instagram/ threadsoflifebali

Batik merupakan salah satu kain wastra Indonesia yang telah diakui dunia dan menjadi kebanggan negeri ini. Apakah Anda salah satu pencinta batik? Jika iya, apakah Anda mengetahui bagaimana cara merawat batik Anda agar lebih tahan lama? Yuk, simak tips di bawah ini!

Menggunakan Sampo dan Hindari Detergen

Dibanding menggunakan detergen, lebih baik menggunakan sampo rambut untuk mencuci batik. Detergen dapat merusak warna batik Anda yang indah. Caranya, rendam batik dalam larutan sampo. Tidak perlu lama-lama. Anda juga dapat menggunakan pembersih khusus untuk kain batik.

Tidak Menggunakan Mesin

Jangankan menggunakan mesin, menggosok atau menyikat kain batik juga sangat tidak disarankan. Jadi, jika batik Anda  tidak ternoda, cukup cuci menggunakan air hangat. Jika cukup kotor, misalnya terkena noda makanan, Anda bisa menggunakan sabun mandi atau dengan kulit keruk jika terlalu kotor.

Jemur di Tempat yang Teduh

Paparan sinar matahari langsung dapat membuat warna batik cepat pudar dan menjadi kusam. Sebaiknya jemur batik di tempat yang teduh. Sebelum menjemur Anda tidak perlu memerasnya. Namun, kamu hanya perlu menarik bagian ujung tepi batik agar serta yang terlipat kembali seperti semula.

Hindari Penyetrikaan Secara Langsung

Jika kain atau baju batik Anda terlalu kusut, semprot batik dengan air dan lapisi dengan kain lain. Sehingga panas dari setrika tidak langsung mengenai batik dan merusaknya. Lalu bagaimana jika ingin menggunakan pewangi pakaian? Ya, sebelum melakukannya tutupi batik dengan koran terlebih dulu. Anda juga tidak disarankan untuk menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik sutera dengan pewarna alami.

Cara Penyimpanan

Bungkuslah batik dengan plastic agar tidak dimakan ngengat. Jangan diberi kapur barus karena dapat merusak batik. Untuk menggantinya, Anda dapat menggunakan merica yang dibungkus tisu. Anda juga dapat menggunakan akar wangi yang sebelumnya sudah dicelup ke air panas sebanyak dua kali. Gunakan akar wangi yang telah kembali kering setelah dicelup ke air, ya.

ELSA FATURAHMAH

LEAVE A REPLY