Tips Merawat dan Menyimpan Kebaya Favorit

0
26
kebaya pengantin
Kebaya Pengantin Koleksi Erdan

Kebaya pengantin bukan hanya berfungsi mempercantik penampilan Anda saat hari pernikahan. Setelah pesta selesai, busana tersebut juga akan menjadi kenang-kenangan yang bisa diwariskan kepad anak-cucu nanti. Jadi, sudah sepatutnya kebaya pengantin dirawat dan disimpan dengan baik usai dipakai di hari pernikahan.  Untuk itu, simaklah tips  merawat dan menyimpan kebaya favorit Anda.

Perawatan

Cara terbaik mencuci kebaya adalah dengan cara dry clean. Pada teknik dry clean, kebaya pengantin akan dicuci menggunakan alat khusus yang tanpa melibatkan air.

Jika sekiranya, Anda tidak bisa mencuci kebaya dengan dry clean, lebih baik cuci kebaya secara manual dan hindari mencuci dengan mesin.

Setelah dicuci secara manual, cukup diremas atau serap airnya menggunakan handuk warna putih (untuk menghindari kemungkinan luntur). Lalu, keringkan dengan cara merebahkan pada bidang datar. Tujuannya untuk mempertahankan sifat bahan agar tidak menjadi turun.

Penyimpanan

Anda bisa menyimpan kebaya pengantin dengan melipatnya dalam boks agar tekstur bahan tidak berubah. Sebelum menyimpan dalam boks, bungkus kebaya menggunakan kertas kalkir untuk menyerap bekas minyak atau lemak kulit yang menempel. Letakkan pula kapur barus atau wewangian lain dalam boks untuk menjaga kesegaran busana.

Merawat Kebaya Berbahan Lace

Kebaya Bahan Renda -
Kebaya Bahan Renda – pixabay

Lace atau renda merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan dalam membuat kebaya. Pada dasarnya lace merupakan desain ornamental yang dirancang secara dekoratif–manual atau menggunakan mesin dengan penambahan rajutan, anyaman dan pilinan benang.

Tekstur yang full decorative pada bahan lace membuat kebaya tampak indah, romantis, dan elegan. Meskipun penggunaan lace sudah ada sejak lama (sekitar  tahun 1840) namun kain ini masih menjadi bahan favorit pada kebaya masa kini.

Jika kebaya pengantin Anda menggunakan jenis bahan ini, berikut ini adalah tips agar busana tersebut tetap memesona.

a. Jangan panik bila busana terkena noda. Segera cuci menggunakan tangan dengan sabun lembut dan air dingin. Kemudian peras dengan halus.

b. Bahan lace sangat rentan dengan setrikaan. Sebaiknya steam pakaian untuk mendapatkan hasil maksimal. Bila tidak memiliki steamer, gunakan setrika biasa namun beri kain katun untuk mengalasinya.

c. Lebih aman bila mencuci busana berbahan lace kepada jasa pencucian yang memiliki reputasi baik.

d. Ada baiknya untuk selalu membaca petunjuk pencucian sebelum melakukan tindakan.

e. Pastikan busana dalam keadaan bersih sekalipun dari noda transparan seperti bekas deodoran maupun parfum. Bila didiamkan, noda-noda tersebut akan sulit dihilangkan.

f.  Jangan simpan busana disimpan dalam ruangan yang lembap seperti gudang maupun dekat jendela. Perubahan cuaca dan kelembapan bisa menyebabkan kebaya mudah rusak.

i. Kain berbahan katun juga sangat baik bila ingin digunakan sebagai kain pembungkus gaun pengantin Anda. Karena bisa membantu mengatasi lembap.

 

Teks. Tim Mahligai – Indonesia

LEAVE A REPLY