Panduan Penting Memakai Kebaya dan Baju Kurung

0
196
busana nasional
Ilustrasi Baju kurung dan Kebaya - Dok. Mahligai

Jika Negeri Tirai Bambu China memiliki cheongsam sebagai busana khas, sementara Negeri Bollywood India amat terkenal dengan kain saree, lantas bagaimana dengan indentitas busana Indonesia? Bisa dikatakan, kebaya dan baju kurung merupakan dua jenis busana kebesaran bagi wanita di Indonesia. Baik dalam acara resmi kenegaraan maupun acara formal lainnya, dua model busana ini dianggap mencerminkan identitas busana Nasional.

Dalam perkembangannya, kebaya dan baju kurung juga sering hadir dalam bentuk modifikasi. Namun pada dasarnya kebaya atau baju kurung modifikasi tetap tidak melenceng dari kaidah berbusana nasional yang telah ada.  Sebagai panduan, berikut kami sajikan panduan penting bila Anda ingin tampil dengan kebaya dan baju kurung.

Panduan Berbusana Nasional – Kebaya

Dalam situs Wikipedia, kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia. Umumnya kebaya terbuat dari bahan tipis yang dipadankan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket. Ciri khas kebaya ada pakai pemakaiannya di sebelah luar kain atau sarung yang menutupi sebagian dari badan (dari pinggul ke atas).

Bila Anda hendak mengenakan kebaya yang bersifat formal atau semi formal ada baiknya untuk memadankan kebaya dengan kain batik, kain tenun, atau kain songket sebagai bawahan. Hindari pula mengenakan kebaya dengan bantalan bahu. Sementara untuk hiasan rambut, kenakan aksesori tradisional seperti tusuk konde, cempaka, sirkam, mawar, melati, kaca piring hingga subang. Tambahkan pula aksesori giwang, gelang, bros dan cincin untuk menunjang pilihan. Hindari aksesori rambut atau aksesori pakaian yang tidak sesuai dengan formal-nya kebaya dan jangan biarkan rambut dibiarkan terurai tanpa updo. 

Panduan Mengenakan Baju Kurung

Baju kurung digagas menjadi salah satu busana nasional karena sebagian besar daerah di Indonesia memiliki pola baju daerah seperti baju kurung untuk pakaian adat mereka, terutama di daerah Sumatra. Baju kurung termasuk dalam kategori baju nasional dengan tutupan depan. Ciri khas busana ini ada pada rancangan yang longgar dan tanpa kancing. Berikut adalah panduan bagi Anda yang hendak tampil dengan baju kurung.

– Untuk bawahan, gunakan sarung bahan tenun ikat, songket atau kain batik.
– Rambut disanggul klasik atau modern, bukan sanggul ge- lung dengan sunggar.
– Sanggul klasik adalah inspirasi sanggul dari daerah, misalnya sanggul Aceh, sanggul Palem- bang, dan lain-lainnya.
– Aksesoris rambut berupa tusuk konde klasik atau modern.
– Perhiasan anting, gelang, kalung atau bros, berbentuk klasik/modern etnik.
– Sama seperti memakai kebaya, jangan biarkan rambut terurai dan tidak di updo .
– Jangan juga tampil tanpa mengenakan aksesoris di bagian depan, baik bros atau kalung ataupun selendang sama sekali.

Baca Artikel Ini : Tips Berbusana Nasional yang Sesuai Etika 

Teks. Tim Mahligai-Indonesia

LEAVE A REPLY