Tips Berbusana Nasional yang Sesuai Etika

0
247

Dress code atau aturan berbusana umumnya ditentukan oleh pihak penyelenggara dengan tujuan menyelaraskan busana tamu undangan dengan acara yang digelar. Selain menghargai pihak tuan rumah yang mengundang, berbusana sesuai dress code juga penting agar Anda tidak salah kostum saat menghadiri acara.

Bila dress code yang diminta ialah “busana nasional,” maka ada beberapa pakem yang sebaiknya disesuaikan dengan jenis acara yang hendak dihadiri, apakah acara  resmi kenegaraan, acara resmi non kenegaraan, atau acara tidak resmi.

Busana nasional sendiri merupakan pakaian yang mencerminkan suatu bangsa. Dengan beragamnya etnik yang ada di Indonesia, tentu beragam pula pilihan busana nasional yang bisa Anda gunakan. Misalnya, kebaya berpadu kain batik, baju kurung dengan kain songket, baju bodo dan kain Makassar, dan seterusnya.

Berikut adalah aturan berbusana nasional sesuai tiga jenis acara yang bisa dijadikan pedoman ketika menghadiri suatu perhelatan.

1Acara  Resmi Kenegaraan

Busana Resmi Kenegaraan-Foto: Mahligai

Lazimnya, acara ini dihadiri oleh para tamu penting dan dilaksanakan oleh Panitia Negara (untuk acara kenegaraan).  Acara yang tergolong sangat resmi yaitu pelantikan pejabat, penganugrahan tanda jasa, peringatan hari-hari besar nasional, penyambutan kunjungan pejabat, dan lain sebagainya.

Etika busana :
– Gunakan kebaya dan kain daerah (bisa batik, songket, atau tenun) yang panjangnya hingga menutup mata kaki.
– Kebaya resmi untuk acara kenegaraan harus berlengan panjang tanpa detail seperti kerutan atau manset, dan tanpa ganjalan bahu.
– Jika Anda memilih kebaya kutu buku padankan dengan kain batik yang diwiron.
– Untuk tata rambut aplikasikan gaya sanggul indonesia atau gelung tekuk.
– Tambahkan aksesori selendang yang disampirkan di pundak, baik untuk berbusana kebaya maupun baju kurung.
– Alas kaki berupa selop atau sandal berhak dengan tumit terbuka.

Baca Juga : Yuk Mengenal Lima Jenis Kain Batik Nusantara

Back

LEAVE A REPLY