Mengenal Ragam Pola Paes Pengantin Nusantara

0
3723
Ilustrasi - Dok. Mahligai

SELAMA ini mungkin Anda hanya mengenal paes sebagai tata rias khas pengantin jawa terutama Solo atau Yogyakarta. Akan tetapi, tahukah Anda jika ornamen hitam di dahi ini juga menjadi ciri khas pengantin dari beberapa daerah di Nusantara. Dengan pola, bentuk, dan nama yang berbeda, paes dari beberapa daerah berikut ini mencerminkan betapa melimpahnya budaya di Indonesia.

Sebagai calon pengantin, ada baiknya Anda mengenal ciri khas masing-masing paes pengantin di Indonesia sebelum menggunakan salah satunya di hari pernikahan kelak.

1Solo Basahan

Paes Solo Basahan – Dok. Mahligai

Cara mudah membedakan paes Solo Basahan dengan paes lain ialah dengan melihat warna kehijauan yang digunakan untuk menebalkan atau mengisi pola ukiran.  Sementara dari segi pola, paes Solo Basahan terdiri dari empat bentuk yaitu gajahan , pangapit, penitis, dan godheg.

Gajahan berada pada bagian tengah dahi berupa lengkungan berbentuk bulat menyerupai telur bebek. Sedangkan pengapit yang berbentuk lebih runcing berada di sisi kanan dan kiri gajahan.  Sebelah kanan dan kiri pengapit disebut penitis yang berbentuk seperti ujung telur ayam berukuran kecil. Terakhir yang berada di pelipis ialah godeg yang berbentuk seperti lengkungan bunga kantil.

Ciri khas pengantin dengan paes Solo Basahan yang lain ialah hiasan mahkota yang dikenal dengan nama cunduk mentul berjumlah sembilan buah.

Back

LEAVE A REPLY