Resep Cantik Rahasia Leluhur

0
361

Kebutuhan akan tampil sempurna agaknya menjadi impian banyak orang, terlebih bagi kaum hawa. Itulah mengapa pusat kecantikan yang semakin merebak keberadaannya didominasi oleh pasien perempuan.

Ada beragam cara perawatan yang berkhasiat untuk merawat kecantikan. Bila Anda (terutama calon pengantin) lebih memilih untuk melakukan perawatan tradisional, leluhur kita memiliki resep tradisional yang bisa Anda aplikasikan sendiri di rumah.

 Jamu
Wanita Indonesia mempercayai perawatan kecantikan secara internal, yakni perawatan dari dalam dengan mengonsumsi jamu-jamuan. Ramuan jamu yang dikonsumsi antara lain jamu singset untuk merampingkan badan atau memperindah bentuk tubuh, serta mengurangi lemak yang berlebih dalam tubuh.

Jamu kunyit asam misalnya megandung ramuan kunyit dan asam Jawa, bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, menghilangkan bau badan, dan mencegah jerawat. Anda bisa membuat sendiri, dengan bahan terdiri dari asam Jawa, gula merah aren, cengkih, dan kayu manis yang direbus lalu disaring. Kemudian baru ditambahkan parutan kunyit segar.

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan keputihan, Anda bisa mencoba Jamu Ron Warih Saliro yaitu jamu kunyit asam yang ditambahkan daun sirih dan delima putih. Berkhasiat untuk menghilangkan keputihan, lender, serta bau tidak sedap.

Ratus
Perawatan tubuh wanita sejak dulu kala menyertakan ratus yang berbau harum sebagai bagian esensial untuk merawat kulit, bagian intim, maupun rambut. Ratus merupakan sejenis setanggi bentuknya bubuk kasar warna cokelat kehitaman, salah satu fungsinya untuk mewangikan rambut.

Cara pemakaiannya adalah dengan membakar ratus di atas kompor kecil atau anglo, kemudian asapnya yang wangi diarahkan pada rambut. Cara perawatan ini umum sejak dulu dilakukan oleh putri-putri kraton di wilayah Nusantara. Selain rambut, pengasapan dengan ratus juga dipakai untuk mengharumkan seluruh bagian tubuh, dari ujung rambut hingga kaki, termasuk daerah intim pribadi (vagina).

Selain mengharumkan tubuh, ratus juga mencegah dan menyembuhkan keputihan, serta menghilangkan ketombe.

Lulur
Sejak dahulu para wanita Jawa calon pengantin menjalani perawatan luluran atau mangiran paling tidak seminggu sekali selama 40 hari menjelang hari H. Luluran atau mangiran adalah body peeling tradisional.

Menggunakan bahan bedak mangir yang berfungsi sebagai scrub atau peeling (perontok) kulit ari yang telah mati. Ramuan lulur antara lain terbuat dari temulawak, kunyit, kayu cendana, dan pulasari, yang ditumbuk halus kemudian digosokkan ke seluruh bagian tubuh. Bagi calon pengantin yang akan mengenakan busana model pengantin basahan (dodotan), pemakaian lulur ini sangat berkhasiat agar kulit tubuh tampak berkilau kuning langsat dan bercahaya.

Minyak Esensial
Selain luluran, kemudian dilanjutkan dengan pemijatan (massage) menggunakan minyak esensial bunga-bungaan. Minyak esensial dari sari bunga-bungaan atau rempah berkhasiat sebagai aromaterapi, yakni penyembuhan melalui aromaterapi atau penciuman.

Minyak esensial memberi efek menghilangkan stres dan rasa lelah. Pemijatan sangat berguna untuk membantu melancarkan sirkulasi atau peredaran darah. Gunakan aromaterapi dengan minyak esensial dari bunga asli Indonesia, seperti mawar, melati, dan kenanga.

Minyak esensial mawar cocok untuk meningkatkan gairah cinta sehingga sesuai untuk calon pengantin. Minyak esensial dari bunga melati berkhasiat untuk memberi efek menenangkan dan rileks. Sementara minyak esensial dari bunga kenanga bisa berkhasiat untuk menghilangkan selulit.

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here