Batimung, Ritual Detoks ala Banjar

0
333
Dok. Martha Tilaar Salon Day Spa

Terinspirasi oleh tradisi perawatan tubuh dan kecantikan dari etnik masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan, Batimung Spa diaplikasikan dengan bahan alami dari negeri tropis hasil dari bumi Nusantara seperti temugiring, daun jeruk, bunga kenanga, melati, pandan, akar wangi serta minyak kepala muda. Untuk memberikan keharuman pada tubuh, ditambahkan bunga dan rempah ramuan alami.

Batimung atau timung. Begitulah warga etnik Banjar menyebut perawatan tubuh dengan mandi uap nan kaya aroma ramuan rempah dan bunga tradisional tersebut. Mandi seperti itu menjadi keharusan bagi calon pengantin –terutama perempuan yang akan melangsungkan pesta pernikahan.

Dengan batimung, pengantin tampil segar dan tubuh menebarkan keharuman selama bersanding. Bahkan, keharuman tubuh bisa bertahan beberapa hari setelah pesta. Batimung sendiri merupakan tradisi ritual wajib bagi hampir semua calon pengantin perempuan etnik Banjar, yang biasanya diaplikasikan 3-7 hari jelang pernikahan.

Dalam tradisi Banjar, ritual Batimung juga diselenggarakan secara khusus, dengan sebuah prosesi tersendiri yang melibatkan keluarga dekat calon pengantin. Meski sangat sederhana dan tradisional, perawatan tubuh ala sauna dan spa seperti ini sudah lama dilakukan, dan menjadi warisan turun temurun masyarakat etnik Banjar di Kalimantan Selatan.

BATIMUNG SPA
Martha Tilaar Salon Day Spa, kemudian mengangkat perawatan tubuh khas tradisi Indonesia tersebut dalam konsep modern yang sesuai kebutuhan perempuan masa kini. Terinspirasi dari ritual perawatan tubuh dan kecantikan yang menjadi budaya khas masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, Marrtha Tilaar Salon Day Spa menyajikan salah satu treatment perawatan spa yang diberi nama Batimung Spa, berkhasiat sebagai detoksifikasi.

Dok. Martha Tilaar Salon Day Spa
Dok. Martha Tilaar Salon Day Spa

Perawatan memadukan teknik pijatan dan manfaat dari ramuan rempah dan minyak aromati esensial bagi perawatan tubuh yang telah dimodifikasi secara modern. Meski melakukan modifikasi, nilai budaya dan ritual kecantikan yang menjadi warisan turun temurun Batimung masyarakat Banjar ini tetap dipertahankan. Hasilnya, saat pernikahan dilangsungkan, calon pengantin perempuan tampil memesona dengan kulit cerah dan halus. Pasalnya, bahan alami yang digunakan dalam perawatan tubuh calon pengantin perempuan Banjar ini mengangkat sel kulit mati dan merangsang pertumbuhan kulit baru.

LEGENDA PUTRI TUNJUNG BUIH
Batimung Spa juga terinspirasi dari kisah legenda kecantikan Putri Tunjung Buih, yang muncul dengan pesona kecantikannya dari pusaran air yang berbuih dan disambut dengan kain kuning.
Dengan sentuhan teknologi dan aplikasi lebih modern, Batimung Spa kini bisa dinikmati semua perempuan Indonesia, tak hanya menjadi ritual kecantikan bagi calon pengantin etnik Banjar di Kalimantan Selatan.

TAHAP PERAWATAN
Di Martha Tilaar Salon Day Spa, selama 120 menit, Anda akan merasakan sensasi detoksifikasi dari ritual perawatan tradisi asal Banjar ini. Ada enam tahapan yang harus dilewati untuk menikmati perawatan tubuh secara utuh dan paripurna ini.

Perawatan ini diawali dengan Barandam Batis atau foot ritual, untuk membersihkan kaki, memberi aroma segar sekaligus antiseptik menggunakan daun jeruk dan irisan sereh. Selanjutnya, Cengkaruk atau body scrub, lulur dari ketan hitam untuk mengangkat sel kulit mati. Ba’urut atau body massage menjadi tahapan berikutnya, yang juga dilakukan masyarakat Banjar pada ritual kecantikannya.

Minyak lala’an atau virgin coconut oil dipakai perempuan Banjar dalam sesi pemijatan. Pemijatan merupakan cara relaksasi, untuk melancarkan peredaran darah, dan meredakan otot tegang. Usai pijat, dilakukan Bakasai, yakni tubuh dibalur dengan sari beras dan parutan temu giring serta jeruk purut untuk mengharumkan dan melembabkan kulit.

Sebagai proses detoksifikasi, dilakukan Batimung atau mandi uap. Penguapan tubuh dengan ragam rempah dan bahan alami membuka pori-pori kulit, mengeluarkan toksin, mengurangi keringat berlebih dan mengharumkan kulit. Perawatan Barandam Awak atau body bathing dilakukan setelah detoksifikasi. Sebagai penutup, tubuh di masker menggunakan bedak bangkal atau disebut putih kuning ma’ambur pupur. Khasiat bedak ini di antaranya membuat kulit tampil bersih, harum, lembab dan menutrisi kulit. Anda ingin mencoba?

Teks: Dwi Ani Parwati

LEAVE A REPLY