Melihat Kembali Riwayat Jamu dari Masa ke Masa

0
20
sejarah jamu - riwayat jamu-manfaat jamu
Ilustrasi - Freepik

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk ragam tumbuhan herbal. Karena itu, bangsa kita dilimpahi banyak warisan pengobatan herbal dengan segala manfaatnya bagi kesehatan. Salah satu ramuan herbal Indonesia yang terkenal adalah jamu, yang diracik tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sebagai aditif (bahan tambahan).

Konon sebutan jamun berasal dari masyarakat Jawa. Menurut ahli Bahasa Jawa Kuno, istilah jamu berasar dari singkatan dua kata dalam Bahasa Jawa, yakni djampi yang berarti penyembuhan dengan menggunakan ramuan obat-obatan, doa-doa, dan ajian-ajian, serta kata oesodo yang memiliki arti kesehatan. Pada abad pertengahan (15-16 M), istilah oesodo jarang dipakai. Namun kata jampi semaki papuler. Hingga akhirnya diperkenalkan istilah jamu yang dilakukan oleh tabib pengobatan tradisional atau dukun.

Ada beberapa bukti sejarah yang menunjukkan kapan awal mula kemunculan jamu dan menjadi obat andalan masyarakat. Salah satu relief di Candi Borobudur menggambarkan kebiasaan masyarakat pada zaman Kerajaan Hindu-Budha tahun 722 M sudah gemar meracik dan mengkonsumsi jamu. Kegemaran serupa tampaknya juga ditemukan pada prasasti Madhawapura dari peninggalan Kerajaan Hindu-Majapahit, yakni adanya relief profesi tukang meracik jamu yang disebut acaraki.

Eksistensi jamu dalam dunia pengobatan masih terlihat saat ini. Bahkan diperkirakan masih banyak masyarakat yang bergantung dengan ramuan tradisional. Kebanyakan resep racikan bahkan sudah berumur puluhan hingga ratusan tahun. Hanya saja, saat ini tampilan jamu tidak melulu berbentuk cair, beberapa ada yang dikemas berbentuk kapsul, pil, atau kaplet.

Baca Artikel Ini: Enam Jenis Jamu yang Patut Dikonsumsi Menjelang Hari Pernikahan

Jamu dibuat dari beberapa bagian tumbuhan, seperti akar (rimpang), daunm batang, kulit, serta buah. Jamu yang berkualitas tinggi tentu tidak mengguncakan campuran bahan kimia di dalamnya. Karena itu, jamu memiliki khasiat yang sudah teruji, terpercaya, dan lebih minim efek samping. Lalu apa bedanya jamu dengan obat herbal?

Ya, perbedaannya terletak pada bahan pembuatannya, di mana jamu menggunakan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang diambil langsung dari alam, sementara obat modern terdapat campuran senyawa bahan-bahan kimia sintetis.

ELSA FATURAHMAH – dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY