Libur? Yuk, Jalan-Jalan ke Museum Serangga di Taman Mini Indonesia Indah

0
42

Jalan-jalan ke mal pas libur itu biasa banget. Yang gak biasa itu, ya, jalan-jalan ke museum! Eh, ini bukan museum biasa, tapi Museum Serangga! Seru?

Kongkow dan jalan-jalan ke mal memang asyik, tapi sayangnya, gak selalu asyik, apalagi kalau dompet sedang cekak. Hehehe… Bahkan, kalau dompet sedang tebal dan isian kartu ATM lagi berdijit-dijit banyaknya, itu pun bakal berkurang banget pas jalan ke mal.

Lalu?

Kenapa gak jalan-jalan saja ke museum. Iya sih, kita pastinya bakalan beli ini dan itu juga, tapi gak banyak barang dagangan yang ditawarkan selain suvenir dan makanan-minuman. Malah kita bisa irit dengan bawa makanan-minuman dari rumah saja! hehehe…

Oke, Museum Serangga pastinya jadi sesuatu yang seru buat dikepoin. Baik itu bareng teman-teman se-geng, keluarga bahkan jalan-jalan bareng si dia. Ya, jadi unik bukan jika kita jalan-jalannya malah ke museum.

Baca Wah! Nanti Labuan Bajo akan Punya Jurassic Park?

Museum Serangga sendiri menyajikan sesuatu yang berbeda banget dengan museum-museum lainnya. Persis namanya, museum ini menyimpan banyak ragam spesies serangga.

Salah satunya kumbang tanduk.

Nama keren kumbang tanduk sendiri adalah ‘Chalcosoma Caucasus.’ Jenis serangga ini pun dipilih sebagai logo dari Museum Serangga.

Alasannya?

Kumbang Tanduk nyatanya adalah kumbang yang punya banyak peranan pada keseimbangan alam. Jadi ya, eksistensi kumbang satu ini terbilang sangat penting dibanding kumbang-kumbang lainnya.

Baca Siap-Siap Lahap Sajian Kuliner Khas Cirebon, Docang

Jenis Kumbang Tanduk jadi salah satu jenis kumbang terbesar secara jumlah penyebarannya di Asia Tenggara. Khususnya nih, kumbang ini ada di Pulau Irian.

Selain terbesar secara jumlah di Asia Tenggara, Kumbang Tanduk punya ciri khas tanduk di kepalanya – benar-benar sesuai banget dengan namanya.

Menurut Good News from Indonesia, selain jumlahnya terbesar, Kumbang Tanduk juga terhitung sebagai kumbang dengan ukuran terbesar. Kumbang yang biasanya punya warna hitam dan coklat tua ini memiliki panjang tubuh 90 hingga 130 milimeter – untuk jantan. Sedangkan betina biasanya punya ukuran 50 hingga 60 milimeter.

Lalu apa lagi bedanya Kumbang Tanduk jantan dan betina?

Rupa asli Kumbang Tanduk jantan. ‘Sadis’, ya!
(Foto: wikimedia commons)

Dari rupa tanduk, tanduk kumbang jantan lebih panjang dan melengkung ke belakang, sedangkan tanduknya kumbang betina lebih berupa tonjolan saja.

Kerennya lagi, kumbang jantan punya ciri khas berupa rupa dada. Dada ini jadi bekal mereka bertarung demi mendapatkan hak kawin dengan kumbang betina. Wuidih…

Mau tahu kumbang-kumbang lainnya?

Yuk, main ke Museum Serangga di Taman Mini Indonesia Indah!

 

 

 

 

O.J.

Sumber: goodnewsfromindonesia / Foto utama: Trubus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here