Wow! Pohon Terbesar di Dunia ada di Negeri Khatulistiwa ini

0
27

Meski tempo hari sempat berkabung karena adanya kebakaran hutan di Kalimantan, tapi Negeri Nusantara ini masih menyimpan keunikan tersendiri. Pohon terbesar di dunia, misalnya.

Ya, Eusideroxylon zwageri adalah nama latin untuk pohon terbesar di dunia yang ada di Indonesia. Nama lainnya atau julukannya adalah ‘pohon dengan Kayu Besi’.

Nama ‘nge-popnya’ adalah Ulin.

Pohon yang maha raksasa ini punya tinggi pohon setinggi 30,35 meter. Ciri-cirinya, batang lurus, berbentuk bulat dan rapat. Sedangkan cabangnya sendiri mendatar.

Untuk diameter Ulin punya lebar sebesar 2,47 meter. Usianya sendiri sekitar lebih dari seribu tahun!

Tapi masalahnya nih, apakah pohon ini memang hanya ada di Indonesia saja?

Nyatanya nggak.

Pulau Bangka, Belitung, Kalimantan, Sumatra Timur dan Selatan, Kepulauan Sulu, jadi area dimana pohon raksasa ini eksis. Di luar Negeri Nusantara ini juga ada, tapi hanya di Pulau Palawan, Filipina.

Oh ya, tapi Yang Terbesar itu hanya ada di Sangkima, sehingga menjadi ikon Taman Nasional Kutai (TNK), Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

 

Kayu Besi

Lalu, kenapa pohon ini disebut sebagai ‘kayu besi’?

Itu semata-mata karena kayu ulin sangat kuat dan awet. Kayu ulin tahan serangan rayap dan serangga yang biasa menyerang batang.

Tambah lagi kayu ini tahan dengan perubahan kelembaban dan suhu, plus tahan pula dari air laut. Demikian lansiran dari Good News from Indonesia.

Serunya, kayu ini susah banget dipaku dan digergaji, tapi lucunya, mudah banget dibelah!

 

Baca Ini Dia! Cara Kuno Mengawetkan Makanan di Negeri Nusantara

 

Karena kekuatannya ini, kayu ulin banyak dipakai sebagai materi berbagai macam keperluan bangunan. Misalnya saja, atap rumah (disebut ‘sirap’), kusen, pintu, lalu kerap dijadikan sebagai pondasi bangunan di dalam air dan juga di lahan basah.

Kayu besi ini juga kerap jadi jembatan.

Tapi bagaimana sebenarnya rupa kayu ini?

Nah, jika ingin sekali melihatnya secara langsung, bisa saja berangkat ke Kantor Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Sangata, Kutai Timur. Dari situ, lanjut jalan kaki sejauh 800 meter masuk ke hutan hujan tropis area situ.

Dan ya, mereka yang ingin melihat salah satu pohon terbesar di dunia yang ditemukan Watanabe (seorang peneliti flora dari Jepang) ini, pastinya harus dikawal petugas TNK.

Siap?

 

 

 

 

O.J.

Foto: Tagar.ID

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here