Keseruan Peluncuran Buku Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara

0
33
Dengan diluncurkannya buku ini kiranya anak-anak Negeri Nusantara tak asing lagi dengan busana daerah | Foto: dok Mahligai Indonesia

Isu-isu SARA dan budaya-budaya luar menjadi ancaman untuk anak-anak zaman now, membuat mereka lupa kalau Negeri Nusantara memiliki banyak ragam busana daerah yang oke menawan. Buku Kreasi Busana Daerah Indonesia Warisan Nusantara pun diluncurkan.

Dimulai dari keprihatinan kondisi anak-anak di atas, Ibu Tri Tito Karnavian akhirnya berniat untuk membeli gambar-gambar busana daerah untuk disebarkan ke sekolah-sekolah yang dinaungi Yayasan Kemala Bhayangkari.

 

Baca juga: Ragam Jenis Wayang di Indonesia Bukan Hanya dari Kulit Loh!

 

Sayangnya, Ibu Tri malah mendapati gambar busana daerah yang ada adalah versi lama yang masih semasa 27 provinsi dulu. Dari situ dimulailah gerakan mengabadikan masing-masing busana daerah sesuai dengan kondisi negeri nusantara ini sekarang.

Tadinya yang hanya ingin mengabadikannya dalam rupa foto dan gambar, Ibu Tri melihat hasilnya justru bagus-bagus. Terpikirlah ide untuk mengabadikannya dalam bentuk buku.

Keseriusan pembuatan buku ini terlihat dari pengajuan approval ke masing-masing pemerintah daerah nusantara untuk baju daerah yang akan dibuat menjadi konten.

Foto: dok. Mahligai Indonesia

Faktanya, ternyata 34 busana daerah dari 34 provinsi ini tidak mewakili semua daerah Nusantara – masih banyak lagi busana-busana daerah lain yang masih ada.

Alhasil, 34 busana daerah yang ada di buku ini tak mewakili semua baju daerah Negeri Nusantara ini. Busana-busana daerah ini juga masih dilengkapi aksesoris-aksesoris busana daerah yang ada dari Sabang hingga Merauke.

Peluncuran bukunya sendiri berlangsung unik dan seru. Apalagi kalau bukan dengan hadirnya ke-34 busana daerah yang dipresentasikan melalui anak-anak. Anak-anak juga lah yang menjadi model dari kesemua busana daerah yang ada dalam buku ini.

Baca juga: Ragam Motif Batik Parang yang Penuh Makna Mendalam

“Dengan cara ini, anak-anak belajar tanpa rasa beban,” demikian penggagas buku sekaligus Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari, Ibu Tri Tito Karnavian, saat menggambarkan proses pemotretan persiapan buku dimana anak-anak melakukannya dengan riang, dalam suasana bermain, tapi sembari belajar tentang asal-usul busana, cara memakai, hingga kegunaannya.

Momen peluncuran buku yang diadakan 30 November 2018, di Balai Pertemuan Metro Jaya – Polda, Jakarta, juga disemat diskusi yang dihadiri Ibu Tri Tito Karnavian, Dra. A. Ratih Andjayani Ibrahim, MM, Psikolog, lalu ada juga Didiet Maulana, Perancang Busana sekaligus Pendiri dari Ikat Indonesia.

Penyerahan mock-up buku Kreasi Busana Daerah Indonesia – Warisan Nusantara juga dilakukan dari pihak penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama kepada Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari, dan diramaikan adik-adik dari Elfa’s Choir yang melantunkan lagu-lagu daerah dengan seru.

 

 

Penulis: Orlando

Foto: dok. Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here