Pesona Warna Alam dalam Tenun Indonesia di IPMI Trend Show 2017

0
59

TENUN Indonesia yang sangat indah dan beragam memiliki pesona tersendiri bagi karya adi busana nasional. Sebanyak 12 teknik pembuatan tenun ikat lungsi, pakan, pakan tambah, lungsi pakan, sobi, dobi, jacquard, datar, songket, kombinasi tenun ikat dan songket, rang-rang dan tapestri kembali dipamerkan di ajang eksebisi Warna Alam yang digeoar di Senayan City pada 31 Oktober-6 November 2016.

“Warna Alam” terinspirasi dari kehebatan warna-warna yang dihasilkan oleh pewarna alam yang bersumber dari keanekaragaman hayati Indonesia. Program yang dihelat oleh Cita Tenun Indonesia (CTI) ini didukung oleh Uni Eropa (EU) dan Humanist Institute for Cooperation with Developing Countries (HIVOS) yang menjadi bagian dari IPMI Trend Show 2017.

Di ajang tersebut CTI menampilkan karya-karya dari dua desainer tekstil dan empat desainer fesyen dalam bentuk sebuah fashion-show. Dua desainer tekstil tersebut adalah Koesoemaningsih dari Jawa Tengah, Ae Kusna dari Sulawesi Tenggara.

Sedangkan untuk empat desainer interior diantaranya adalah Ary Juwono dan Roland Alam dari Jawa Tengah, Yuri Alfa dari Bali dan Koestriastuti dari Sulawesi Tenggara.
Sedangkan pada fashion show Warna Alam, tampil desainer kondang Chossy Latu, Auguste Soesastro, Didi Budiardjo dan Denny Wirawan.*

ALI IMRON H

LEAVE A REPLY