Pesta Produk Kerajinan Lokal Nusantara, CRAFINA 2016

0
161
Foto: Dokumentasi Crafina

Ragam kerajinan Nusantara yang jumlahnya ribuan merupakan potensi besar yang menjadi produk unggulan dan makin diminati kalangan muda. Buktinya, pameran kerajinan dan industri kreatif tahunan CRAFINA 2016, yang berlangsung pekan ini di Jakarta Convention Centre tanggal 26 – 30 Oktober 2016, diwarnai karya kreatif dan inovatif yang berbasis pada kerajinan Nusantara dengan sentuhan sangat kekinian.

Pameran dengan nuansa ‘Youth Experience & Lifestyle’ ini resmi dibuka oleh Mufida Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) dengan simbolisasi penabuhan Rebana yang didampingi oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASPEHI) dan Mediatama Binakreasi, Rabu (26/10). Crafina 2016 diselenggarakan atas kerjasama ASEPHI dan Mediatama Binakreasi, dengan mengusung tema ‘’From Natural Resources to Creative Products For Lifestyle’’. Dalam acara pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan musik yang mengusung tema “YOUNESIA” dari Radhini, serta musik etnik perkusi berpadu solo bass.

Menampilkan lebih dari 1.000 produk kerajinan dari 400 stan dari berbagai daerah di Nusantara, tentunya agar pengunjung dapat merasakan kentalnya cita rasa lokal dan nilai eksklusif. Selain itu CRAFINA 2016 juga menampilkan program-program menarik seperti gelaran musik, workshop craft, pergelaran busana, dan talkshow. Untuk penyelenggaraan tahun ini penyelenggara menargetkan pengunjung sebanyak 35.000 pengunjung.

Bagi pecinta dan kolektor karya kreatif produk Indonesia, mengunjungi pameran ini akan sangat dimanjakan berbelanja produk lokal kualitas ekspor. Ragam pilihan produk berkonsep high craft seperti jam tangan dari bahan kayu dikemas unik dan sangat kekinian, terrarium berupa ‘taman’ kaktus dalam vas kaca patri yang terkesan artistik dan unik, kreasi baru produk busana ready to wear dari bahan batik, tenun, maupun songket, ragam kerajinan tangan dari kayu dan kain, hingga aromaterapi dari wewangian rempah dan bunga khas Indonesia, perhiasan mutiara, dan masih banyak lainnya.

Teks: Dwi Ani Parwati
Foto: Dok. CRAFINA

LEAVE A REPLY