Serba-serbi Getuk dan Resep Membuatnya

0
78
getuk lindri
Ilustrasi Getuk Lindri - Instagram | joel.lina

Anda mungkin tak asing dengan kuliner tradisional, getuk lindri. Biasanya kue ini berbentuk seperti tumpukan mie yang disusun rapi dengan warna cerah beragam seperti merah muda, kuning pucat, atau cokelat ditambah parutan kelapa. Soal rasa sudah pasti pasti manis bercampur gurih.

Meskipun tidak ada catatan jelas mengenai asal-usul getuk lindri ini seperti kapan pertama kali makanan khas ini dikenal atau mengapa diberi nama getuk lindri. Yang jelas, kue ini paling enak dihidangkan sore hari bersama teh manis hangat.

Getuk yang notabene-nya berasal dari Singkong memang tergolong jenis umbi-umbian yang mengandung kabohidrat seperti halnya nasi. Selain mengenyangkan, mengonsumsi singkong juga baik untuk memperlancar proses buang air besar serta menyehatkan pencernaan.

Keunikan lain dari getuk lindri adalah metode penjualannya. Anda mungkin pernah menemui penjual getuk yang menjajakan lewat gerobak dorong dengan speaker nyaring yang memutar musik dangdut. Entah mengapa musik dangdut yang menjadi pilihan, namun yang pasti cara memasarkan getuk seperti ini sudah menjadi salah satu ciri khas tersendiri.

Kreasi Bentuk Getuk

Ada yang berbeda bila Anda mengunjungi kota Magelang, Anda akan menemukan kue getuk dengan penampilan yang berbeda. Kue getuk yang paling dikenal di Magelang adalah getuk Trio yang mempunyai tiga warna, yakni putih, cokelat, dan merah jambu.

Bentuknya persegi, tetapi ukurannya lebih kecil daripada getuk yang dikenal di Jakarta dan permukaannya halus tanpa tekstur. Sementara bila Anda mampir ke Sokaraja getuk gorenglah yang menjadi andalan. Ada sejarah unik di belakang terciptanya getuk goreng.

Panganan ini secara tidak sengaja diciptakan oleh seorang penjual nasi keliling di Sokaraja. Pada saat ini getuk yang dijualnya banyak yang tidak laku, sehingga ia mencari akal agar getuk tersebut masih bisa dikonsumsi. Kemudian getuk tersebut digoreng lalu dijualnya lagi. Ternyata makanan baru ini justru lebih digemari oleh pembeli. Tetapi getuk goreng yang sekarang banyak dijual di Sokaraja tentunya bukan lagi getuk yang tidak laku dijual, melainkan memang sengaja dibuat untuk digoreng.

Semua kreasi getuk tadi adalah kekayaan kuliner Nusantara. Walaupun dibuat dari bahan-bahan sederhana, namun getuk memiliki cita rasa yang khas dan menyehatkan. Jadi, tak perlu ragu untuk menghidangkan warisan tradisional di pesta pernikahan Anda, bahkan bergaya petsa internasional sekalipun.

Rerep Membuat Getuk

Sedangkan bila Anda sedang rindu menyantap getuk saat ini, maka membuat sendiri di rumah bisa dilakukan dengan resep berikut.

Bahan
– Beberapa buah singkong segar
– Air
– Gula pasir
– Gula merah
– Vanili
– Kelapa parut

Cara Membuat :
1. Kupas kulit singkong, kemudian rebus atau kukus, tunggu hingga matang dan empuk.
2. Rebus dengan sedikit air larutan gula pasir dan gula merah, tunggu hingga mendidih.
3. Campur singkong yang telah matang dengan larutan gula pasir dan gula merah, garam, dan vanili. Selagi singkong masih panas, haluskan atau tumbuk singkong dengan suluruh bahan.
4. Uleni hingga menjadi getuk yang halus dan lembut, kemudian bentuk sesuai selera.
5. Hidangkan dengan parutan kelapa.(*)

 

Teks. Tim mahligai Indonesia

 

LEAVE A REPLY