Mari Goyang Lidah dengan 7 Sate Khas Jawa Tengah

0
18

Sate memang menjadi menu tradisional khas daerah nusantara yang sering bikin ketagihan. Faktanya, banyak sekali jenis sate khas Jawa Tengah yang menggoda. Seperti…

1. Sate Ambal (Kebumen)

Foto: diasporaiqbal.blogspot.co.id

Rasa manis memang jadi rasa khas sate, termasuk sate ambal. Rasanya yang manis membuat sate jenis ini disebut-sebut sebagai ‘permen sate’. Padahal racikan sate ini terdiri dari bumbu jahe dan rempah. Rasa dagingnya pun empuk. Percaya-nggak percaya, mau coba?

 

2. Sate Sarepeh (Rembang)

Foto: diasporaiqbal.blogspot.co.id

Yang membuat sate ini berbeda dengan sate lainnya adalah irisan potongan daging ayamnya yang diiris tipis-tipis. Setelah itu irisan-irisan daging tersebut disiram saus yang terdiri dari gula merah, saus sambal merah spesial, santan, dan bumbu kacang. Paduan menunya yang oke dengan sate ini adalah nasi tahu dengan kecambah dan sayur lodeh! Slrppp…

 

3. Sate Kelinci (Tawangmangu)

Foto: yunankhilmi.blogspot

Yang membuat sate kelinci ini legit disantap adalah momen melahapnya dipadu dengan dinginnya lereng Gunung Lawu! Dan memang menu khas ini tersebar disajikan di sepanjang jalan utama Karanganyar – Magetan, plus kawasan wisata Grojogan Sewu.

Sate ini khas bukan hanya karena daging kelincinya saja, tapi racikan bawang dan cabe rawitnya yang slrrrp banget!

 

Baca juga:  Ssst! Ini 5 Poin Kenapa Ikan Arsik Menu Tradisional dari Sumatera Utara Juara

 

4. Sate Blora

Foto: bloranet.com

Nah, kalau sajian sate yang satu ini terlebih unik lagi sajiannya. Ada empat jenis sate yang disaji dalam satu piring dengan arah berlawanan. Ada sate kulit, sate ati ampela-jeroan, sate usus, dan sate daging ayam. Serunya, jika sate habis, piring sate akan diisi lagi. Tentu saja kita hanya akan membayar jumlah sate yang dimakan!

 

5. Sate Suruh (Salatiga)

Foto: traveltodayindonesia

Tepatnya disebut ‘Sate Sapi Suruh, dan yang membuatnya unik adalah daging sapinya yang empuk dan punya aroma kunyit kencur. Meski ada kunyit-kencur tapi rasanya manis dan gurih, apalagi ditambah saus kacangnya yang legit. Wah!

Pastinya sate khas tradisional ini sudah ada sejak 1962, loh, dan nama ‘Suruh’ sendiri adalah nama desa yang membuat sate ini pertama kali.

 

6. Sate Bebek Tambak (Banyumas)

Foto: halaman.media

Sate satu ini punya daging bebek yang empuk dan cita rasa manis yang dicampur aroma rempah kunyit dan jahe. Jangan salah, daging bebek yang diramu menjadi sate adalah bebek pilihan yang usianya masih remaja.

Saat mengolah, dagingnya direbus dengan bumbu rahasia selama tiga jam. Dan jika ingin menyantap sate ini dengan lebih menggigit, santap dengan potongan cabe! Slrrpp…

 

Baca juga: Slrrp! Ini Cara Simpel Meracik Kue Panada Sebagai Camilan Pernikahan

 

7. Sate Buntel (Solo)

Foto: infokuliner

Namanya memang lucu, bisa jadi karena bentuknya yang ‘gemuk’ seperti buntelan.Tapi jangan tertipu, karena kandungan sate satu ini punya kandungan kolestrol!

Daging kambing memang jadi racikan utamanya. Tak hanya sampai disitu, daging tersebut dibungkus lemak kambing. Jadi untuk yang punya masalah dengan kolestrol, hati-hati saat mengonsumsinya.

 

Siap berwisata kuliner ke Jawa Tengah?

 

 

Penulis: Orlando

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here