Berburu Kuliner Asyik di Kota Solo

0
57
nusantaratraveller.com

KOTA yang bernuansa khas  budaya Jawa ini punya tempat wisata yang mempesona. Selain itu Anda juga bisa berburu kuliner yang mengasyikan. Tentunya akan sangat cocok di lidah Anda. Hanya saja kebanyakan citarasa kuliner Solo berasa manis. Namun tetap nikmat dan lezat bila dicicipi bersama dengan keluarga.

Jadi tunggu apalagi? Selagi masih berada di Solo, Anda jangan sampai kelewatan untuk mencicipi kuliner yang ada di Solo. Lantas apa saja kuliner tersebut? Berikut rekomendasi kuliner Solo yang bisa Anda nikmati bareng dengan keluarga.

Sate Buntel
Penikmat kuliner berbahan dasar daging kambing, mesti mencoba menu satu ini. Sate buntel! Yap, sate yang berbahan daging cincang kambing ini dibungkus dan dibuntel dengan lemak kambing lalu ditusuk denngan tusuk sate. Kemudian dibakar sampai well done! Begitu tersaji di atas piring langsung sikat! Jangan lupa menikmatinya dengan bumbu kecap, irisan cabe rawit, bawang merah, irisan kol dan tomat. Kalau Anda mau mencari warung sate buntel cobalah ke Jl. Sutan Syahrir Tambak Segaran.

Serabi Solo
Serabi adalah panganan khas kota Solo. Berbeda dengan serabi di tempat lain, serabi di sini tidak dimakan bersama kuah santan yang manis. Soalnya serabi ini sudah memiliki rasa manis dan gurih yang berasal dari paduan adonan tepung beras, gula pasir, dan santan. Anda bisa menikmatinya bersama toping coklat, nangka, atau irisan pisang.

Dawet Ayu Pasar Gede
Minuman cendol ini terkenal dengan rasanya yang manis dan segar. Cendol sendiri berasal dari tepung beras atau onggok. Menikmati es dawet ayu dengan siraman sirup dari gula kepayang berwarna bening. Jangan lupa tambahkan selasih di dalamnya. Rasanya pasti segar! Dawet ayu ini bisa Anda beli di Pasar Gede Hardjonagoro di pagi hari.

Gempol Pleret
Minuman manis ini terbuat dari tepung beras kasar yang dibentuk menyerupai bola-bola kecil. Lalu bola itu disiram kuah santan dan gula kelapa. Gempol Pleret bisa Anda jumpai di depan toko Abon Varia, Coyudan, pasar tradisional. Makanan ini juga dijajakan oleh pedagang keliling di Solo.

Tahok
Tahok adalah kuliner kembang tahu yang sangat populer di kota Solo. Makanan yang konon berasal dari Cina ini dibuat dengan ampas kedelai yang menggumpal seperti agar-agar lembek, kemudian disiram dengan kuah gula dan jahe yang terasa hangat dan nyaman di perut. Pedagang tahok dapat dijumpai di utara kretek gantung, lodji wetan.

Tengkleng
Tengkleng itu makanan khas Solo! Di kota ini adalah pusatnya tengkleng. Banyak sekali varian tengkleng yang bisa Anda nikmati bareng dengan keluarga.

Tengkleng adalah semacam gulai kambing tanpa santan. Isi tengkleng adalah tulang-tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel, bersama dengan usus, sate jeroan, otak dan bagian tubuh kambing lain seperti pipi dan kaki. Kenikmatan menyantap tengkleng akan terasa ketika Anda menggerogoti sedikit daging yang menempel pada tulang dan menghisap sum-sumnya. Di Solo, tengkleng paling enak ada di samping Gapura Pasar Klewer dan Warung Tengkleng Yu Tentrem di Jl Letjend Sutoyo.

Sate Kere
Dinamakan sate kere karena memang sate ini kere alias miskin. Tidak ada balutan daging karena hanya dibuat dari tempe gambus yang merupakan sisa produksi tahu. Selain itu, ada juga jeroan sapi seperti paru, hati, ampela, iso, torpedo, ginjal dan babat. Sebelum dibakar, sate kere direndam bumbu khusus. Ketika akan disantap, sate ini dilumuri sedikit bumbu kacang. Sajian ini bisa Anda nikmati di selatan stadion sriwedari, Warung Yu Rebi dan di depan TK Marsudirini.

Cabuk Rambak
Sajian cabuk rambak biasa dijajakan di kampung-kampung pada hari biasa. Saat perayaan Sekaten, sajian khas Kota Solo ini akan ditemukan di halaman Masjid Agung. Dengan campuran utama ketupat atau gendar janur, cabuk rambak memiliki citarasa yang sangat khas karena bumbunya menggunakan wijen yang digoreng bersama santan kelapa, cabai, bawang putih, kemiri dan gula merah. Makanan ini disantap dengan karak, sejenis krupuk dengan bahan dasar beras.

Gudeg Ceker
Gudeg yang berbahan dasar ceker ayam ini dimasak dengan santan hingga lunak dan lezat. Selain sebagai teman nasi, sajian gudeg ceker juga menjadi pendamping lezat untuk bubur. Paduan menu ini akan semakin lezat ketika disiram dengan kuah Sambel Goreng Krecek. Gudeg ceker dapat ditemui di Jl. Wolter Monginsidi Margoyudan, di Warung Gudeg Ceker Bu Kasno yang dibuka mulai jam 2 pagi, dan Warung Gudeg sebelah utara perempatan warung pelem yang mulai buka pada jam 7 malam.

Selat Solo
Selat solo adalah kuliner warisan dari masa kolonial. Inspirasi utamanya adalah hidangan salad dan daging khas Barat yang diramu dengan citarasa tradisional. Racikan selat solo terdiri dari irisan daging, ditambah dengan rebusan wortel, buncis, telur pindang, kentang dan dilengkapi saus mayones serta kuah kecap yang segar. Warung selat yang terkenal di Solo adalah Warung Selat Mbak Lies di Serengan dan RM Kusuma Sari di Perempatan Nonongan.

Tahu Kupat
Tahu kupat mirip dengan ketoprak khas Betawi tanpa bumbu kacang, karena diramu dengan campuran ketupat, toge, tahu goreng, ditambah bahan lain seperti mi basah, bakwan yang dipotong kecil-kecil dan taburan kacang goreng yang kemudian disiram bumbu kecap manis. Anda juga bisa menambahkan campuran telur dadar ke dalamnya. Sajian ini dapat dengan mudah Anda temukan di sepanjang Jl. Gajah Mada dan di depan Pasar Kadipolo.

Bakmi Toprak Solo
Sajian kuliner ini berbeda dengan ketoprak, walaupun namanya mirip. Bakmi toprak solo lebih mirip soto bogor karena toprak solo terdiri dari mi kuning, irisan kol, tahu tempe goreng, telur dan sosis goreng, kemudian disiram dengan kuah kaldu dan irisan tetelan daging sapi, serta taburan bawang goreng dan seledri. Sebagai pelengkap, kamu bisa menyantapnya dengan karak alias kerupuk nasi.

ALI IMRON H

LEAVE A REPLY