5 Fakta Seru Es Selendang Mayang Asal Betawi Ini Legit

0
20
Foto: ytimg

Suka minum minuman tradisional tapi belum tahu Es Selendang Mayang yang asal Betawi itu? Coba deh dicek di sini…

Kamu merasa cuaca belakangan ini sangat panas dan terik? Atau udara malam sedang panas karena tak ada angin yang bertiup? Hmmm… Bagaimana kalau mencicipi minuman segar murni  bukan minuman segar kalengan atau minuman asal resto cepat saji?

Ya, ada Es Selendang Mayang yang notabene minuman tradisional khas Betawi yang menyegarkan. Selain bisa mengurangi rasa haus, minuman es satu ini juga bisa mengurangi rasa lapar! Kok bisa?

Silakan simak lima fakta Es Selendang Mayang ini…

#1  Minuman momentum

Awalnya minuman segar ini adalah salah satu minuman wajib yang disajikan di acara tertentu, seperti momen Lebaran atau acara-acara keluarga. Sayangnya seiring waktu, minuman ini mulai jarang disajikan karena dianggap nggak keren.

#2  Minuman Bahan Dasar Tepung Beras

Meski minuman ini benar-benar minuman segar dan dingin, tapi bahan dasar pembuatnya dari tepung beras. Selain itu ada air santan, daun pandan, dan gula merah. Kesemuanya dimasukkan setelah air yang dipakai mendidih. Lalu ditambahkan susu.

Baca juga: Siapa Sangka Bika Ambon Nan Lezat Berasal dari Medan Sumatera Utara

 

Foto: resepgulaku

 

#3  Penyajian Unik

Setelah campuran bahan-bahan tadi tercampur dengan merata, dituang ke dalam loyang, lalu didinginkan hingga keras. Lalu dipotong-potong kecil dan ditaruh di dalam gelas. Lalu disiram air gula merah dan air santan, dan ditambahkan es batu. Oh ya, es ini juga bisa ditambah potongan buah nangka biar cita rasa dan aroma es harum!

#4  Minuman Tradisional Langka

Seperti yang tadi sudah disebutkan, minuman tradisional ini sudah masuk hitungan sebagai minuman tradisional yang langka. Karena dianggap kuno, jadi jarang pembeli.

Baca juga:Yuk, Jauh-Jauh dari Penyakit Jantung dengan 5 Rempah-Rempah Tradisional Ini

#5   Area Betawi

Tapi tenang, jika memang masih penasaran dengan bagaimana rasa dan rupa minuman tradisional segar ini, coba jalan-jalan ke kawasan yang masih memelihara dengan kuat adat Betawi di Jakarta, seperti di Kota Tua, Ragunan dan Kemayoran.

Penulis: Orlando

LEAVE A REPLY