Asyiknya 5 Kue Tradisional Ini Jadi Camilan Saat Perut Lapar Hujan-Hujan

0
20
Foto: sukamasak.com

Siapa bilang saat lapar menyerbu perut hanya donat, pisang goreng dan kentang goreng saja yang bisa disantap? Camilan berupa kue tradisional juga bisa dilahap, loh…

 

Kue Lekker

Kue yang bentuknya unik seperti kipas karena pipih nan tipis ini aslinya berasal dari Surabaya. Jauh sebelum camilan crepes ada, kue lekker atau leker sudah ada sebagai jajanan semasa sekolah.

Foto: picoku

Asal kuenya sendiri ada yang bilang berasal dari Semarang dan Solo, tapi pastinya kue leker ini berkembang pesat di Solo. Konon kue leker adalah versi ‘hemat’ dari kue panekuk atau pancake semasa Belanda menjajah dulu.

 

Kue Serabi

Kue satu ini juga mirip kue panekuk. Tapi jangan salah, ada sekitar tujuh atau lima serabi yang eksis di nusantara ini! Kue serabi sendiri tergolong kue basah yang terbuat dari kelapa parut, santan,dan tepung beras.

Foto: baca.co.id

Kue ini punya dua jenis, ada yang citarasa manis dan gurih. Yang manis, diberi kuah santan kelapa dengan gula merah, sedangkan yang gurih cukup ditaburi oncom saja. Serunya, belakangan serabi punya topping modern, dari keju, sosis hingga durian! Duh, jadi laperrr…

 

Baca juga: Slrrrp! Siapa Sangka Bika Ambon Nan Lezat Berasal dari Medan Sumatera Utara

 

Kue Pukis

Jangan tertukar! Kue Pukis memang nyaris mirip dengan kue pancong. Tapi yang membedakan adalah tekstur penampakannya. Kue Pukis punya tekstur lembut seperti roti, sedangkan Kue Pancong teksturnya kasar karena dicampur kelapa parut.

Foto: sukamasak.com

Kue Pukis sendiri terbuat dari gula pasir, tepung terigu, telur, santan dan ragi. Asyiknya, kue ini ditaburi butiran meises sehingga tampil cantik dan … bikin lapar ingin nambah, tentunya!

 

Kue Putu Bambu

Kue Puthu atau Putu ini memang mulai langka didapati. Jika beruntung, kamu masih bisa mendapati tukang Kue Putu menjajakan di perumahan-perumahan kawasan daerah tertentu.

Foto: ngalam

Kue ini sendiri masuk deretan kue tradisional karena ada naskah sastra yang menyebut kata ‘putu’, yang menceritakan salah satu tokoh kiai meminta agar dihidangkan hidangan pagi. Demikian lansiran dari Leisure – Republika.

 

Baca juga: Dari Nastar Hingga Kue Cubit, Berikut Kudapan yang Terpengaruh Belanda

 

Kue Ape Pandan

Kue bulat berwarna hijau ini masih terbilang mudah untuk didapatkan, karena masih ada yang menjajakannya di jalan-jalan.

Foto: goodindonesianfood

Kue yang dimasak di kuali kecil ini sendiri sangat legit. Ciri khasnya terletak pada bulatan tengahnya yang tebal, tapi pinggirannya yang melingkar seperti piring sangat tipis.

 

Kira-kira mau ngemilin yang mana, nih? Semuanya? Yuk!

 

 

Penulis: Orlando

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here