Manfaat dan Filosofis dibalik Lima Ramuan Tradisional Cina

0
89
Cina
Ilustrasi ramuuanCina - Foto: Ernest Kusuma – The Looop

Negeri Tirai Bambu – Cina memang sudah sejak lama dikenal sebagai sebagai negara yang mempertahankan tradisi leluhur, tak terkecuali untuk urusan kulinernya. Masyarakat Tionghoa misalnya mengonsumsi mie sebagai kuliner wajib saat perayaan ulang tahun. Konon, mie yang memiliki bentuk panjang dan tak terputus merupakan simbol dari harapan panjang umur.

Selain mie, ada lagi beragam kuliner lain yang dipercaya punya manfaat  sekaligus mengandung filosofi untuk etnis Tionghoa. Berikut kami beritahu informasi selengkapnya.

1. Ginseng

Korea mungkin lebih dikenal sebagai negeri penghasil ginseng terbesar. Akan tetapi, masyarakat Tionghoa sudah sejak lama memanfaatkan gingseng untuk berbagai ramuan kesehatan hingga pencampur bahan masakan. Ginseng bahkan dipercaya sebagai makanan para dewa yang berkhasiat untuk membuat orang berumur panjang. Selain memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh, ginseng sendiri berfungsi memperlancar jalan darah ke jantung serta meningkatkan daya tahan.

2. Sarang Burung Walet

Sarang burung walet atau yan wo ternyata punya banyak manfaat untuk kesehatan, mulai dari penambah darah, panas dalam, batuk berdahak, hingga memelihara kesehatan paru-paru. Sedangkan dalam dunia kuliner, sarang burung walet kerap disajikan sebagai sup maupun makanan rebus.

3. Abalone

Abalone termasuk dalam jenis kerang-kerangan yang dalam bahasa Mandarin disebut pao yu. Konon, mengonsumsi makanan ini dipercaya akan membawa banyak rezeki. Terlepas dari tradisi tersebut, yang jelas abalone mengandung banyak proterin yang baik untuk stamina dan baik untuk meningkatkan vitalitas pria.

4. Teripang

Anda mungkin sudah tak asing dengan salah satu biota laut yang satu ini. Bentuknya memang kurang menggiurkan, namun jangan sepelekan khasiat dari teripang. Kuliner yang kerap disajikan dalam jamuan pergantian tahun atau pesta pernikahan ini merupakan simbol untuk mengharapkan hal-hal baik. Teripang juga disebut sebagai masakan Buddha jumps the hill (sou tiaw ching).(*)

5. Red Dates

Red dates atau kurma merah dipercaya sebagai  lambang rezeki bagi etnis Tionghoa. Dari segi khasiat,  Red Dates sangat baik untuk menambah darah. Sedangkan dalam rangkaian acara pernikahan biasanya disajikan bersama dengan Ginkgo.*

 

Teks. Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY