Yuk! Nikmati Ambiens Nostalgia Resto Peranakan

0
44

Nama resto ini sederhana, namun sudah terbayang cita rasa dan nuansa yang hendak dihadirkannya.

Penampilan Dapur Babah Elite mencolok berkat cat merah orientalnya. Pintu antik yang besar dan kokoh khas gudang-gudang tua berdampingan dengan patung besar Dewi Pembawa Bunga seakan menyambut hangat.

Saat melangkah ke dalam, interiornya mencengangkan. Berbagai perabot lama khas peranakan Jawa sarat memenuhi ruangan tersebut.

Memasuki ruangan resto, sebuah ruang ditata apik penuh dengan perkakas dan pernak-pernik antik menyambut. Sebutlah, sejumlah foto tempo dulu hitam-putih, deretan teko perangkat minum teh yang beragam bentuknya, beberapa patung, toples-toples kaca berukuran besar bertutup alumunium, kimono kuno, dan tentunya furnitur antik dari kayu khas warna eksotiknya.

Sesuai dengan namanya, resto ini  seakan ingin menunjukkan kalau Indonesia punya komunitas babah (keturunan dari pribumi yang menikah dengan orang asing, atau biasa disebut sebagai kalangan peranakan) yang memang tetap eksis dan punya kontribusi besar terhadap karya budaya hingga kini.

Salah satu karya yang patut dilestarikan itu adalah berbagai jenis hidangan masakan hasil persilangan budaya dan selera yang menjadi kegemaran kalangan peranakan tempoe doeloe.

Karakter peranakan Jawa memang hadir kuat tak hanya lewat hidangannya, tapi juga ditunjang suasananya.

Sebut saja, Nasi Goreng Samin, dengan aroma terasi dan sambal yang khas, Bubur Soemsoem Pandan dengan kelapa moeda yang legit oleh gula merah, ada pula Gado-Gado Atiem dengan saus kacangnya manis pedas-kecut yang  perpaduan selera peranakan dan Jawa.

Bagi sebagian yang lebih familiar dengan santapan fusion modern, citarasa makanan Dapur Babah Elite juga punya menu minuman pilihan yang akan mengembalikan memori masakan kuno yang sempat terlupakan (otentik Jawa, Peranakan, dan Belanda).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here