Pecel Madiun yang Mengugah Selera

0
86
google.com

MADIUN adalah kota kenangan. Salah satu daya tariknya adalah sebagai pusat industri kereta api di Indonesia. Selain itu, di kota ini ada juga Lapangan Terbang Iswahyudi yang merupakan salah satu pangkalan utama Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI). Tapi, tidak ada yang bisa menggantikan legenda pecel Madiun.

Ya, kuliner yang terdiri dari komposisi sayuran rebus. Seperti  kecambah, kacang panjang, bunga turi, bayam dan beberapa jenis daun-daunan seperti daun ketela atau daun pepaya. Sebagai pelengkap, peyek plus topping bumbu kacang kental. Makanan ini  menjadi salah satu menu warung dan depot makanan yang terdapat di hampir seluruh daerah di Jawa Timur (dan sebagian Jawa Tengah).

Dari sekian banyak pecel yang disajikan itu, ada satu pecel Madiun yang sedikit berbeda dari pecel di tempat lain. Letak perbedaanya adalah pada tambahan daun kemangi sebagai pelengkap sayuran segar sebelum disiram dengan bumbu pecel. Kalau kurang menyukai daun kemangi karena rasanya yang sedikit aneh, cobalah menambahkan bumbu pecel. Dijamin rasa wangi daun kemangi jadi tersamarkan.

Sedangkan untuk bahan-bahan bumbu Pecel Madiun sama saja dengan bumbu pecel pada umumnya, yaitu kacang tanah sangrai, kencur, gula merah, asam jawa, garam cabai dan daun jeruk. Warung yang menjual Pecel Madiun biasanya juga menjual bumbu pecel dengan harga terjangkau dan dua variasi rasa pedas atau tidak pedas.

Keunikan pecel madiun lainnya adalah bahan pembungkus yang menggunakan daun pisang yang dapat menambah kelezatan rasa makanan. Kalau mau mencoba kelezatan Pecel Madiun coba mampir ke Warung Pecel Pojok di jalan Cokroaminoto 117, warung pecel Bu Gembrot di kawasan Pasar Sri Jaya Kecamatan Kartoharjo, atau Nasi Pecel Barito di persimpangan antara jalan Barito dan jalan Sawo.

ALI IMRON H

LEAVE A REPLY