Ragam Rempah Dalam Cita Rasa Masakan Nusantara

0
76
Jenis Rempah Khas Indonesia
Instagram/ enny_handayani

Salah satu rahasia kelezatan santapan nusantara adalah penggunaan aneka bumbu dapur dan rempah-rempah. Aroma dan rasa khas rempah Indonesia terbukti dapat memikat pecinta kuliner hingga ke manca negara.

Rempah-rempah berperan penting untuk menciptakan citarasa dan aroma pada makanan. Masakan Indonesia memiliki cita rasa yang kuat karena didukung oleh rempah-rempah sebagai bumbu dasar. Rempah dan campuran bumbu dasar diolah sedemikian rupa yang memberi cita rasa tinggi, juga menciptakan warna dan aroma yang khas pada masakan tradisional. Inilah alasan, mengapa masakan Indonesia terasa khas kelezatannya.

Jejak sejarah membuktikan rempah Indonesia sudah terkenal dalam perdagangan dunia sejak berabad silam. Selain dimanfaatkan untuk memperkuat rasa, juga bisa digunakan sebagai pengawet dan tanaman obat. Pada masa kolonial bumi nusantara termasyur dengan istilah “Pulau Rempah-rempah”. Dapat dipahami bahwa rempah-rempah Indonesia seperti cengkih, lada, kapulaga, dan pala merupakan tanaman yang tumbuh baik di Indonesia. Indonesia bagian timur (Maluku dan Banda) merupakan salah satu penghasil rempah-rempah terbaik. Beberapa rempah Indonesia diekspor ke beberapa negara besar di Eropa.

Letak strategis Indonesia sebagai persinggahan kapal-kapal dagang asing juga membawa pengaruh dalam seni kuliner asing seperti Timur Tengah, India, Cina, dan Eropa. Ragam masakan Sumatera – khususnya tradisi kuliner etnis Melayu misalnya, menampilkan pengaruh Timur Tengah, India dan Persia dalam santapan yang biasanya berbumbu rempah lengkap. Roti cane, martabak, kari, nasi briyani, nasi kebuli dan aneka gulai adalah contohnya.

Di Sulawesi pengaruh kuliner dari Polinesia cukup kuat, dengan masakan cita rasa pedas dari cabai dan rempah-rempah. Sup kacang merah misalnya, aroma bumbu pala dan cengkih cukup menonjol. Kuliner Bugis dan Makassar seperti coto Makassar, sup konro dan sup saudara memiliki cita rasa rempah yang kuat. Sementara Jawa, pengaruh kuliner Cina melahirkan hidangan Peranakan. Sajian kuliner Semarang akrab dengan campuran adas, kulit kayu manis, cengkih, pekak (bunga lawang), dan lada. Sedangkan hidangan adaptasi kuliner Eropa terdapat pada sajian khas Solo seperti menu selat Solo, bistik galantine, dan sup matahari. Sementara Yogyakarta, punya bistik Jawa. Semuanya dibubuhi lada, pala, kayu manis, dan cengkih.

Jenis Rempah Khas Indonesia
Instagram/ sotobetawibangbens

Berikut ini karakter bumbu rempah yang banyak dipakai dalam masakan sehari-hari yang memperkaya cita rasa masakan nusantara.

Pekak

Dikenal dengan istilah bunga lawang atau star anise, karena bentuknya cantik menyerupai bintang. Beraroma harum khas menyerupai adas. Sebaiknya pekak disimpan di tempat yang tertutup rapat. Cara penggunaannya dapat dihaluskan atau dibiarkan utuh dan dimasukkan dalam masakan.

Jintan

Berupa biji, bentuknya pipih kecil seperti gabah padi, aromanya sangat harum, agak manis. Sering digunakan sebagai campuran bumbu masakan opor, gulai atau kari. Sebaiknya disangrai atau dihaluskan bersama bumbu lain saat akan diolah. Jintan juga tersedia dalam bentuk bubuk, yang dikemas dalam botol.

Kapulaga

Dalam Bahasa Inggris disebut cardamom, rasanya agak pedas seperti jahe, tetapi baunya beda. Saat akan digunakan kapulaga dimemarkan atau dihaluskan dan disangrai hingga harum agar aroma khas dapat tercipta.

Ketumbar

Bentuk berupa biji kecil-kecil mirip dengan biji lada tetapi lebih kecil, ringan dan lebih gelap. Pilih biji ketumbar yang utuh dan berbutir besar. Haluskan ketumbar bersama bumbu lainnya sebelum digunakan.

Pala

Aromanya sangat harum, tajam, bernuansa hangat dan manis. Pilihlah biji pala yang kering, baru dan beraroma segar. Biji pala memberi cita rasa harum pada bumbu perendam daging, ikan atau ayam serta menjadikan kaldu semakin sedap.

Kunyit

Warnanya kuning mendekati oranye, banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Masakan tradisional Indonesia tidak terlepas dari bumbu ini. Aroma kunyit sangat khas dan sedikit pahit. Biasa dipakai untuk mewarnai nasi kuning, bumbu opor, kari dan gulai. Sebelum kunyit digunakan dan dihaluskan dengan bumbu yang lain, sebaiknya kunyit dibakar terlebih dahulu.

Kayu Manis

Tersedia dalam bentuk kering batangan dan bubuk. Kayu manis yang baik adalah kering dan beraroma segar. Dapat digunakan untuk memperkaya cita rasa pada masakan, kue atau minuman. Rasanya manis agak pahit, hangat dan memberikan aroma harum pada masakan.

Cengkih

Banyak digunakan sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa. Cengkih dapat digunakan sebagai bumbu, baik dalam bentuknya yang utuh atau sebagai bubuk. Bumbu ini digunakan dapat memberikan aroma yang kuat sekaligus hangat.

Merica

Dikenal dengan sebutan lada, bisa dikatakan sebagai raja dapur karena dipakai seluruh dapur di dunia. Terdapat tiga jenis lada yang dapat kita jumpai, yaitu lada putih, lada hitam, dan lada hijau. Pada dasarnya lada digunakan dalam masakan untuk memberikan rasa pedas yang menghangatkan tubuh. Sebaiknya sebelum dipakai lada disangrai terlebih dahulu untuk menghasilkan aroma yang lebih tajam.

Teks. Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY