Nyam-Nyam Nasi Tekor yang Katanya Nggak Akan Bikin Tekor

0
82

Siapapun yang lahir di Negeri Nusantara ini tak pernah bisa lepas dari menu dengan nasi. Nasi Uduk, Nasi Kuning, Nasi Goreng, dan … Nasi Tekor. Eh, Nasi Tekor?

 

Ya, Nasi Tekor eksis, saudara-saudara! Ini adalah nasi yang hadir dan jadi ciri khas Pulau Dewata alias Bali.

Disebut ‘Nasi Tekor’ karena sebenarnya ini adalah menu makanan berupa nasi dengan lauk-pauk yang dinikmati di atas daun pisang.

Di Bali sendiri memang ada kedai makan atau warung makan yang bernama Nasi Tekor. Penjualnya adalah kakek-nenek, bernama Pande Made Darta dan istrinya.

Serunya nih, mereka berdua lebih suka menyebut tempat makan mereka sebagai ‘dagang nasi’ daripada ‘warung’ atau ‘warung makan’. Tempatnya sendiri sangat-sangat tradisional banget, berupa kayu dan bamboo sebagai materi bangunan. Sederhana dan berasa rumah banget!

Lalu kenapa disebut ‘Tekor’?

Baca Asyik! Kulik-Kulik Nikmat Pedasnya Sambal Matah

‘Tekor’ adalah bahasa Bali yang artinya ‘pincuk’ atau alas makan. Jadi, Nasi Tekor disebut seperti itu karena menu makanan yang kita nikmati dialasi oleh daun pisang. Bukan piring dan lain-lain.

Dan cara makan dengan alas daun pisang sendiri memang cara tradisional orang-orang dulu – sebelum piring eksis. Serunya lagi, gelas yang dipakai minum pun gelas jadul.

Alhasil, pas makan Nasi Tekor kita jadi seperti dibawa ke masa lalu – bernostalgia. Hehehe…

Sebenarnya Nasi Tekor sendiri adalah Nasi Ayam khas Bali. Penyajiannya yang khas dengan daun pisang sebagai piring jadi ciri khas yang tak bisa disamai menu-menu makanan lainnya.

Oh ya, yang bikin menu khas Bali ini benar-benar khas dan unik adalah peracikannya yang nggak pakai MSG alias pengawet.

Gelaran Nasi Tekor yang sederhana tapi mengundang rasa lahap!
(Foto: uprint.id)

Selain berisi ayam, Nasi Tekor bisa punya menu lauk lainnya seperti Lawar, Sayur Serapah, dan Sambal Bali (sambal matah).

Nasi Tekor memang punya daya tarik tersendiri. Sangat berbeda jauh dengan menu-menu nusantara lainnya. Apalagi kalau bukan aromanya yang khas karena alasnya yang dari daun pisang.

Oh ya, jika ada menu makanan yang berkuah yang mengikuti Nasi Tekor, ada kuah ares. Dan serunya, kuah ares ini disajikan terpisah dengan memakain ‘kau’ alias batok kelapa!

Wuih, kurang seru apa lagi, coba?

Oh ya, sebagai pendamping, agar Nasi Tekor makin nikmat dilahap, biasanya disediakan minuman seperti tuak manis, es tape, sampai jus pisang.

Untuk harga pun terbilang variatif, tergantung dari menu makanan yang dipilih. Tapi biasanya berkisar dari sepuluh ribu hingga dua puluh ribu rupiah saja!

Yuk, buruan pesan tiket ke Bali… J

 

 

O.J.

Sumber: TravelingYuk & Kumparan

Foto: @nomnombali

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here