Menu Pedas WFH? 5 Sambal Khas Nusantara Ini Slrrrp!

0
56

Kisah kuliner Indonesia memang tak terpisahkan dari sambal. Bagaimana kalau beraneka ragam sambal jadi ‘teman makan’ selama WFH di rumah? Slrrrp!

Apapun jenis makanannya, sambal menjadi pendamping yang sangat penting menambah cita rasa.

Bahkan malah belakangan ini beberapa menu makanan yang seharusnya tidak dipakaikan cabe malah ada cabenya. Duh!

Entahlah apakah itu blessing in disguise atau bukan, sambal sendiri memang punya zat antioksidan tersendiri dan ya, vitamin C alami.

Tentu saja jangan setiap hari memakannya dalam porsi berlebihan. Pikirkan kesehatan lambung atau perut juga.

Untuk itu, yuk, kita bedah sensasi pedas berbeda dari 5 varian sambal pedas khas nusantara ini…

 

 

1. Sambal dabu dabu
Sambal asal Manado ini terkenal sangat pedas namun mengundang selera. Racikannya terdiri dari potongan cabe rawit yang agak besar.

Sensasi rasa pedas namun segar ada berkat campuran cabe, tomat dan air perasan jeruk nipis.

Sambal ini baru berasa nikmatnya hingga maksimal jika dilahap dengan ikan bakar atau seafood, misalnya ikan kakap fillet bakar!

Oh ya, rasa pedas sambal bakal terasa segar banget jika ditambah air perasan jeruk nipis, serta irisan cabai, bawang, dan tomat. Duh…

Bahan: Cabe merah keriting, rawit merah, rawit hijau, tomat merah, bawang merah, minyak goreng dipanaskan, perasan air jeruk nipis. Garam, gula, dan sedikit penyedap.

Cara olah: Setelah aneka cabe diiris agak besar, iris juga juga bawang merah, tomat dipotong kotak kotak, bumbui dengan garam gula pasir dan penyedap. Panaskan minyak goreng lalu siramkan ke dalam campuran tersebut.

Terakhir beri perasan air jeruk nipis dan aduk-aduk sehingga tercampur rata.

 

2. Sambal Terasi Mentah
Masyarakat Pasundan tentunya sangat akrab dengan selera pedas sambal mentah.

Aroma terasi bakar yang khas berbaur dengan aroma cabe mentah yang dihaluskan dan perasan jeruk limau.

Ya, ini cocok banget dibarengi lalapan, serta ayam goreng ataupun menu pecel lele! Ah…

Bahan: Cabe merah keriting,  rawit merah, tomat rampai, terasi bakar, garam, gula pasir, penyedap, jeruk limau.

Cara olah: Setelah semua bahan diulek halus kemudian masukkan bumbu, terakhir beri perasan jeruk limau dan aduk rata.

 

Baca 5 Keseruan Legit Sajian Tradisional Martabak Aceh

 

3. Sambal Lado Hijau
Bila berkunjung ke rumah makan Padang, sambal berwarna hijau ini selalu tak absen di piring menu makanan di meja.

Masyarakat Minang kerap menyebut sambal ini ‘Lado Mudo’, yang artinya sambal cabe muda, karena memang sambal khas Minang ini terbuat dari cabe hijau muda.

Biasanya sambal Lado Hijau disajikan bersama ayam goreng telur, ayam pop, atau jenis lauk pauk khas Minang lainnya.

Bahan: Cabe hijau keriting, tomat hijau, bawang merah, garam, gula pasir, penyedap.

Cara olah: Cabe dan tomat hijau digiling kasar lalu iris tipis bawang merah, tumis sampai setengah layu. Masukkan bumbu, terakhir beri perasan jeruk nipis.

 

4. Sambal Goreng Merah
Sebagian besar masyarakat Jawa sangat mengenal dan menggemari jenis sambal yang satu ini.

Campuran aneka jenis cabe yakni cabe merah keriting, cabe merah besar, dan cabe rawit dengan terasi bakar dan gula merah, akan memberi cita rasa pedas yang khas bagi lidah masyarakat Jawa.

Aneka jenis lauk yang dimasak dengan cara digoreng bisa dibarengi sambal yang sedikit ada citarasa manis ini.

Bahan: Cabe merah keriting, cabe merah besar, cabe rawit merah, bawang merah, terasi bakar, gula merah, garam, dan penyedap.

Cara olah: Giling halus cabe merah keriting, cabe merah besar, cabe rawit merah, bawang putih terasi, masukkan gula merah, garam, dan penyedap, lalu tumis sampai matang.

Setelah pas masukkan tumisan irisan cabe merah besar yang dibuang bijinya dan irisan bawang merahnya. Untuk hiasannya, iris tipis bawang merah besar, tumis lalu taburkan diatasnya.

 

Baca Wuih! 5 Jajanan Tradisional Ini Asyik Buat Camilan

 

5. Sambal Cibiuk
Sambal ini diberi nama sesuai dari asal daerahnya, yakni Cibiuk, sebuah kota kecamatan kecil di Kota Garut, Jawa Barat.

Di daerah asalnya, sambal cibiuk terdapat dua jenis, yakni sambal cibiuk hijau dan sambal cibiuk merah.

Tapi yang lebih banyak dikenal luas, hingga ke luar daerah Cirebon adalah sambal cibiuk hijau. Aroma dan cita rasa sambal cibiuk hijau sangat khas, karena adanya perpaduan kencur, perasa jeruk nipis, dan daun kemangi!

Bahan: Cabe merah keriting, cabe rawit merah, bawang merah, terasi bakar, tomat merah, kencur, jeruk nipis, garam, gula pasir, penyedap.

Cara olah: Giling kasar semuanya, lalu giling halus kencur, masukkan bumbu, terakhir beri perasan air jeruk nipis. Sajikan sambal dengan campuran daun kemangi.

 

 

 

 

Foto Allan Likumahua

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here