Asal Mula Sambal si Penggoda Selera dan Resep Membuatnya

0
132
sambal pedas
Kiri. Sambal Kencur Hijau Kanan. Sambal Mangut Mangga Muda

Bagi penyuka selera pedas, kurang lengkap rasanya jika makan tanpa ada sambal. Olahan saus dengan bahan dasar cabai yang dihaluskan ini dianggap sebagai pembangkit selera makan. Sensasi pedas yang terasa di mulut justru membuat para penikmatnya semakin ketagihan menghabiskan makanan. Meskipun sambal yang terlalu pedas berisiko negatif pada pencernaan, tetap saja menu ini menjadi favorit bagi sebagian orang.

Di Indonesia menu yang notabenenya bersifat sebagai condiment rasanya tak bisa dipisahkan dari gaya masakan kita. Tak heran jika beberapa daerah di Nusantara pun memiliki varian menu sambal yang khas tersendiri. Namun jangan keburu ‘GR’ dulu, karena jika mengacu situs Wikipedia, nyatanya sambal bukan hanya berada di Indonesia saja. Sambal juga termasuk unsur olahan khas yang ditemukan pula pada kuliner Asia Selatan dan Asia Timur. Meskipun begitu, kita boleh berbangga hati, karena Sambal Ulek Indonesia termasuk dalam salah satu masakan terpedas di dunia.

Asal Mula Sambal : Sudah Ada Sejak Abad ke-18

sambal pasundan
Sambal Pasunda – Dok. Majalah Mahligai Edisi ke-9

Kembali pada judul di atas, dari mana asal mula sambal si penggoda selera ini ya? Sambal ternyata sudah ada dalam manuskrip Serat Centhini yang dibuat tahun 1814. Serat Centhini, sendiri termasuk manuskrip yang berisi pengetahuan tentang keagamaan, kesenian, ramalan, sulap hingga makanan dan minuman tradisional Jawa. Sebanyak 46 jenis sambal yang disebutkan dalam manuskrip tersebut, diantaranya adalah sambal kluwak, sambal gocek, sambal trancam congor, serta sambal cempaluk.

Selain itu, dalam buku resep lama Groot Nieuw Volledig Oost-Indisch Kookboek karya J.M.J Catenius van der Meijden (1903) disebut pula resep sambal bajak. Sebagai informasi,  buku resep lama tersebut merupakan buku pegangan wajib para perempuan Belanda sebelum datang ke Hindia. Masih dalam buku tersebut, ada pula resep sambal serdadu alias sambal terasi. Menu sambal serdadu ini khusus disiapkan untuk bekal para serdadu pada saat ekspedisi atau bertempur. Bisa disimpulkan, ternyata asal mula sambal di negeri ini sudah ada sejak lama sekali.

Beragam Menu Sambal Khas Nusantara

Terlepas dari Serat Centhini dan buku resep lama, Nusantara ini memiliki banyak jenis sambal yang dapat dinikmati. Sebut saja sambal cibiuk dari Garut, sambal lada hijau dari Padang, sambal terasi matah dari Pasundan, dan lain sebagainya. Tiap sambal yang dihasilkan tentu menggunakan berbagai bahan campuran untuk menghasilkan rasa yang beraneka ragam.

Sambal cibiuk misalnya memiliki keunikan dari campuran cabai yang tidak dihaluskan ada pula sambal lada hijau yang dibuat dari cabai rawit hijau. Walau memiliki ciri khas tersendiri namun pada intinya kenikmatan sambal tetap pada rasa cabai yang memberi sensasi pedas itu.

Membaca tulisan di atas, rasanya pikiran langsung terbayang akan kenikmatan sambal yang menggiurkan ya? Beberapa waktu lalu, Mahligai Indonesia sempat memberi sontekan resep beberapa menu sambal. Di edisi kali ini, kita akan memberikan beberapa resep sambal lain yang tak kalah menggodanya. Siapa tahu, Anda ingin segera mencoba membuatnya langsung di dapur rumah. Jangan lupa beritahu kami jika sudah selesai membuatnya ya!

Tiga Resep Sambal si Penggoda Selera

sambal pedas
Kiri. Sambal Kencur Hijau Kanan. Sambal Mangut Mangga Muda
1. Sambal Mangut Mangga Muda

Ciri khas sambal ini bukan hanya pada mangga muda yang digunakan sebagai bahan campuran. Pasalnya, sambal mangut mangga muda juga menggunakan kunyit yang membuat warna sambal cenderung kuning. Sambal pun terasa semakin segar dengan tambahan daun jeruk yang memiliki wangi khas.

Bahan yang perlu disiapkan ;
1 buah mangga muda diparut,
1 ruas kunyit diparut,
10 butir bawang merah,
5 siung bawang putih,
5 butir kemiri,
10 lembar daun jeruk, iris halus
2 ruas jahe, iris halus
Mentega, gula, garam, dan merica secukupnya

Cara Membuat:
1. Tumis kunyit, bawang merah, bawang putih dan kemiri hingga halus
2. Campur bahan lainnya ke dalam tumisan, aduk hingga rata
3. Tambahkan gula, garam, merica sesuai selera
4. Sambal siap dihidangkan

2. Sambal Kencur Hijau

Dilihat dari namanya, keunikan sambal asli Betawi ini tentu ada pada penggunaan kencur yang membuat cita rasa sambal menjadi terasa hangat. Mirip seperti sambal lado hijau asal Padang, sambal kencur hijau juga terbuat dari cabe rawit dan tomat berwarna hijau. Langsung saja yuk kita cari tahu cara pembuatannya.

Bahan yang diperlukan ;
1 rimpang kencur ukuran sedang
5 cabai rawit hijau
2 buah tomat hijau ukuran sedang
beberapa tangkai kemangi
sedikit terasi, garam, dan gula

Cara membuat: campur dan haluskan seluruh  bahan di atas.

3. Sambal Seruit

Sambal yang berasal dari Lampung ini memiliki cita rasa yang cenderung asam dan manis. Rasa asamnya berasl dari mangga kuini yang dicincang halus, sementara manis didapat dari campuran gula.

sambal seruit
Sambal Seruit

10 buah cabai merah
3 siung bawang merah
1 sdt terasi yang telah dibakar
1 sdt gula pasir
2 buah mangga kuini, cincang kasar

Cara membuat; cabai, bawang merah, dan terasi diulek kasar lalu diberi garam dan gula. Masukkan cincangan mangga kuini, aduk rata.(*)

Baca Artikel Ini : Lima Resep Sambal Selera Pedas Khas Nusantara 

Teks. Tim Mahligai Indonesia
Foto. Andri Cipto Utomo
Kreasi. Petojo Sari Catering & Buzz Restaurant – Alila Hotel Jakarta
Dok. Majalah Mahligai Edisi ke-9

LEAVE A REPLY