Serba-Serbi Pisang yang Menggoda Selera

0
146
Makanan Olahan Pisang
Freepik

Keberadaan buah yang satu ini tidak sulit ditemukan karena memang pisang dapat dipanen tanpa melihat musim tertentu. Selain dapat dimakan langsung, beberapa jenis pisang lainnya cukup lezat untuk dijadikan panganan olahan.

Pisang (musa paradisiacal) merupakan jenis tanaman tropis. Untuk itu aneka jenis pisang tumbuh subur dan mudah ditemukan di berbagai pelosok negeri ini. Maka tidak heran bila di Asia, Indonesia adalah pemasok pisang terbesar bahkan menempati urutan keempat dunia.

Besar Manfaat

Tak salah bila menyebut tanaman pisang sangat bermanfaat, mulai dari bonggol hingga daunnya. Sedangkan buahnya sendiri selain dapat dimakan begitu saja (jenis tertentu seperti pisang kepok, susu, hijau, mas, raja, ambon kuning, ambon lumut, barangan, dan pisang Cavendish), juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan olahan. Sebagai buah, pisang juga sangat kaya akan kandunagn vitamin dan mineral, lho.

Makanan Olahan

Pisang buah sendiri dibedakan menjadi empat golongan, yaitu pisang meja, pisang yang dapat dimakan setelah diolah dulu (seperti pisang tanduk, oli, kapas, dan pisang bangkahulu), pisang yang dapat dimakan langsung setelah masak maupun setelah diolah terlebih dahulu (seperti pisang kepok dan pisang raja) serta pisang yang dapat dimakan sewaktu masih mentah seperti pisang batu.

Makanan Olahan Pisang
Instagram/ auliakids

Berikut beberapa jenis panganan dari berbagai wilayah di nusantara yang diolah berbahan dasar pisang:

Timphan: Kue khas Aceh ini bahan dasarnya pisang, bisanya disajikan saat hari raya Idul fitri maupun Idul Adha.

Keripik Pisang: Lampung merupakan ‘gudangnya’ aneka pisang. Jenis pisang yang banyak digunakan adalah pisang kapok yang diiris tipis-tipis lalu digoreng sampai sang kapok kering. Ada beberapa rasa yang dapat dipilih, mulai dari cokelat, keju, susu, hingga rasa jagung bakar ataupun melon.

Pisang Kapik: Makanan ringan khas Minang. Terbuat dari pisang batu, kemudiam dibakar, setelah dibakar lalu dipenyet dengan alat yang sangat sederhana dan disajikan dengan unti – berupa parutan kelapa yang dimasak dengan gula aren.

Sanggara Pepe: Selain sanggara pepe, Makasar juga memiliki senggara Belanda, es pisang hijau dan es pallubutung.

Getuk Pisang: Oleh-oleh khas dari Kediri ini terbuat dari pisang Raja Nangka. Karena tidak menggunakan zat pengawet, getuk pisang hanya bertahan dua hari pada suhu kamar dan empat hari di lemari es.

Kue Sabongi: Panganan khas asal Gorontalo ini bisa berupa pisang tanduk yang kemudian dicampur dengan singkong.

Sale: Warnanya sangat khas, cokelat legam, sale merupakan produk pisang yang dibuat dengan metode basah maupun pengasapan dengan kayu bakar. Bila menggunakan metode basah, setelah pisang dibuang kulitnya serta dikerok, pisang direndam dalam natrium bisulfit. Kemudian ditiriskan lalu dijemur di atas rak penjemuran beralaskan merang selama 5 – 7 hari. Sambil dijemur, pisang sewaktu-waktu dipipihkan dengan kayu bundar. Sedangkan metode pengasapan, setelah dikupas, pisang diletakkan di atas tampah kemudian masuk ke lemari pengsapan. Pengsapan dilakukan selama dua jam. Setelah selesai melewati proses pengasapan, selanjutnya pisang dijemur selama empat hari. Dan, saat penjemuran dilakukan pengepresan dengan menggunakan bamboo.

Makanan Olahan Pisang
Instagram/ myfie

Simbol Niat Luhur

Pisang menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi adat di Nusantara. Lamaran pisang merupakan simbolisasi harapan, doa dan niat luhur. Makna penggunaan pisang pada tradisi adat perkawinan antara lain:

Betawi: Prosesi lamaran biasanya menyertakan pisang raja dua sisir sebagai bagian hantaran. Pisang dianggap buah yang tinggi nilainya.

Manado: Merupakan symbol dari hasil kerja dan keringat pria, sehingga buah inipun perlu ada dalam rangkaian adat pernikahan

Jawa Solo: Menyertakan pisang raja yang dihis sedemikian rupa memiliki makna pengharapan agar pasangan mempelai kelak mempunyai kemakmuran, kemuliaan dan kehormatan seperti raja.

Jenis-jenis Pisang

Mari kenali beragam jenis pisang yang mencerminkan rasa dan ciri-ciri fisiknya.

Pisang Mas: Umuran buahnya kecil, panjang antara 8 – 12 cm dan diameter 3 – 4 cm. Kulit sangat tipis, rasanya manis dan memiliki aroma kuat. Bila matang, pisang mas akan berwarna kuning cerah.

Pisang Susu: Ukuran buah kecil dengan kulit buah tipis, berwarna kuning berbintik hitam. Daging buah putih kekuningan. Rabua buah manis, lunak dan beraroma harum. Cocok untuk hidangan buah segar.

Pisang Barangan: Kulit buahnya berwarna kuning kemerahan berhiaskan bintik-bintik coklat. Sedangkan daging buahnya berwarna oranye.

Pisang kapok: Warna kulit hijau kuning dengan daging buah berwarna kuning merah. Rasa manisnya cocok dijadikan berbagai jenis makanan olahan seperti keripik, pisang goreng hingga pisang panggang.

Pisang Uli: Enak dimakan setelah diolah dengan cara direbus atau digoreng. Tampilan fisik pisang ini adalah kuning cerah untuk bagian kulit dan putih untuk bagian isinya. Setiap tandannya terdiri dari 5-8 sisir buang.

Pisang Nangka: Panjang sekitar 15cm dengan kulit buahnya agak tebal dan berwarna hijau walaupun sudah matang. Daging buah berwarna kuning kemerahan dengan rasa manis agak asam.

Pisang Batu: Memiliki khasiat sebagai pengobatan juga sebagai salah satu bahan campuran pada rujak. Kulit luarnya berwarna hijau dan terdapat beberapa biji di kullit buahnya.

Teks: Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY