Wow! Saatnya Lahap 4 Soto Nusantara Nan Mantap Ini

0
20

Makanan berkuah selalu akan enak disantap, apalagi pas sedang panas-panasnya. Negeri Nusantara ini punya makanan tersebut, soto, namanya!

Sebutan ‘soto’ bisa muncul dalam berbagai bunyi. Misalnya saja, soto disebut sebagai ‘coto’ dalam bahasa Makassar.

Beda lagi sebutannya saat makanan berkuah ini disantap di daerah Banyumas. Namanya jadi ‘sroto’. Hahaha!

Apapun sebutannya rasanya soto sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kuliner kita. Soto hadir di berbagai wilayah nusantara dalam berbagai rupa dan kreasi.

Di Jakarta saja, kandungan santan dan susu yang terdapat pada Soto Betawi, gurih banget!

Serupa tapi tak sama, Soto Padang justru punya kuah yang cenderung lebih bening. Isinya ada soun ataupun bihun, dendeng dan kerupuk merah khas masakan Padang. Ngiler banget, kan…

Ya, di Negeri Nusantara ini, soto memang mudah ditemui. Entah dari gerobak-gerobak pinggir jalan hingga restoran berbintang kelas wahid. Tentu karena penggemar soto tidak dibatasi oleh strata sosial tertentu.

Oh ya, meski negeri ini punya banyak sekali resep soto, namun soto sendiri konon berasal dari negeri Tirai Bambu, Cina. Paling tidak demikian yang diungkapkan Dennys Lombard, dalam bukunya “Nusa Jawa: Silang Budaya.”

Menurut Dennys, asal mula soto adalah makanan Cina yang bernama caudo dan pertama kali popular di Semarang. Dari caudo, lambat laun menjadi soto.

Lalu orang Makassar menyebutnya coto, orang Pekalongan menyebutnya tauto, bahkan beberapa tempat menyebutnya sauto.

Alhasil ada soto madura, soto lamongan, soto banjar, soto betawi dan lain sebagainya. Tentu semua soto tersebut telah disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat hingga bisa diterima dan dipertahankan hingga saat ini.

Termasuk kuah dan isi yang terdapat dalam komposisi soto.

Yuk, simak beberapa diantaranya.

 

SOTO AMBENGAN

Sajian soto satu ini khas hanya memakai daging ayam saja. Dan yang bikin tampilannya khas, apalagi kalau bukan kuahnya yang berwarna kuning.

Siap santap legitnya Soto Ambengan dengan daging ayam yang ehem?
(Foto: diningandcooking)

Itu masih belum cukup. Maklum, kekhasan kuahnya yang hangat eksis berkat campuran jahe sebagai salah satu bumbu campuran.

Nah, untuk poin kesegaran, Soto Ambengan punya kesegaran yang sangat terasa, apalagi kalau bukan daun jeruk yang digunakan!

 

SOTO KUDUS

Jika kita lebih sering atau ngeh dengan sajian soto yang memakai daging ayam sebagai bahan dasar utama, nah, soto yang satu ini beda.

Kita bisa mendapati tak hanya daging ayam saja, tapi Soto Kudus juga suka disajikan dengan daging kerbau sebagai bahan utama.

Soto Kudus juga suka disajikan dengan daging kerbau
(Foto: masakapahariini)

Untuk campuran lainnya, Soto Kudus ditemani toge ataupun soun, sehingga menambah kenikmatan rasa. Sedangkan telur rebus juga disajikan sebagai teman soto.

Ciri khas Soto Kudus?

Apalagi kalau bukan pada taburan koya!

 

Baca 3 Makanan Khas Bangka Belitung Ini Menggoda Banget

 

SOTO PADANG

Soto Padang? Ah, pasti biasanya kita lebih mengenal dan lebih sering mudah melahap Sate Padang! Ya, nggak? Hahaha…

Nah, Soto Padang eksis!

Bagaimana dengan tampilannya? Bagaimana dengan campuran menunya?

Ciri-ciri Soto Padang terletak pada kerupuk merah. (Ssst! Kalau kerupuk tak kelihatan, berarti sudah habis duluan di-hap!)
(Foto: masakapahariini)

Pastinya nih, ciri-ciri Soto Padang terletak pada kerupuk merah yang khas banget masakan Padang. Selain berisi bihun dan daging has, biasanya Soto Padang juga menghadirkan perkedel pada setiap sajiannya.

Kuahnya sendiri cenderung kuning bening karena memang menggunakan kunyit sebagai salah satu bumbu.

Slrrrp banget, kan! Apalagi kalau ditambah lahap Sate Padang … Eh!

 

SOTO SULUNG

Nah, kalau menu soto satu ini lagi-lagi erat dengan Surabaya. Dan memang asalnya dari Surabaya. Dinamakan ‘Soto Sulung’ itu karena sajian soto ini memang dijual di Jalan Sulung, Surabaya, sana.

Meski ada yang memakai daging ayam sebagai sajian bahannya, tapi aslinya Soto Sulun ini terdiri dari bahan campuran daging dan jeroan sapi.

Jika memang kita tak suka jeroan sapi, ada juga Soto Sulung yang memakai daging ayam saja – seperti yang tadi disebutkan.

Ada juga Soto Sulung yang memakai daging ayam saja.
(Foto: Prima Rasa)

Meski memakai daging sapi dan jeroannya, tapi daging olahannya terbilang empuk. Olahan daging ini ditambah jeroan sama-sama dicampur sehingga kuahnya terasa nikmat.

Kuahnya yang kuning sendiri tidak kental. Ini karena memang hanya menggunakan kunyit tanpa santan maupun susu.

Oh ya, tambahan lain isian dari Soto Sulung ini adalah potongan lontong, telur rebus, irisan daung bawang, daun seledri dan bumbu rempah – seperti jahe, kunir, merica dan kemiri.

Kesemuanya diaduk jadi satu adonan yang rasanya meresap hingga ke dalam daging.

Duh, enaknya…

Kamu pilih soto yang mana?

 

 

Tim Mahligai Indonesia

Berbagai sumber

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here